KKG PAI SD Temon–Wates, Wujudkan Sekolah Religius dan Berakhlak Mulia

KKG PAI SD Temon–Wates, Wujudkan Sekolah Religius dan Berakhlak Mulia. (Foto/Dok)

Kulon Progo, Proliman News – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapanewon Temon dan Wates menyelenggarakan kegiatan bersama. Agenda tersebut diikuti oleh Guru PAI SD se-Kapanewon Temon dan Wates. Kegiatan sinergi ini dilaksanakan di Rumah Makan Sego Pulen, Seling, Temon, Kulon Progo pada Kamis (15/10/2026).

Turut Hadir dalam acara ini Ketua Tim PAI Kanwil Kemenag. D.I.Y., H. Fahrudin,S.Ag., M.A., Kapokjawas Kankemenag Kabupaten Kulon Progo, Drs.H. Tukidi, M.S.I., Ketua KKKS SD Kapanewon Temon, Sudarijah, S.Pd., M.Pd., dan seluruh GPAI SD se Kapanewon Temon dan Wates.

Pengawas PAI Kankemenag Kulon Progo, Tukidi berharap kegiatan kolaboratif ini dapat semakin mempererat silaturahmi dan hubungan antara KKG PAI Temon dan Wates. Tukidi juga menegaskan pentingnya keaktifan guru. “KKG PAI adalah sebuah kewajiban. Sehingga GPAI wajib hadir. Jika tidak bisa hadir, wajib izin langsung kepada Pengawas,” tegas Tukidi.

Ketua Tim Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Fahrudin memaparkan sejumlah informasi krusial terkait kelancaran proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Fahrudin menekankan bahwa ketepatan dan kelancaran pencairan tunjangan tersebut sangat bergantung pada keaktifan serta kedisiplinan para guru dalam mengisi dan mengunggah data presensi harian. Ia juga menegaskan serta memastikan kembali kepada seluruh peserta bahwa alokasi anggaran TPG di wilayah DIY berada dalam kondisi aman dan siap disalurkan hingga bulan Desember 2026. “Semua GPAI harus aktif di KKG/MGMP dan terdaftar dalam Akun Siaga,” terang Fahrudin.

BACA JUGA  Ratusan Guru RA/TK Kulon Progo Ikuti Pelatihan AI

Fahrudin juga menjelaskan tentang sinkronisasi data EMIS dan Siaga, kebijakan inpasing, pelaksanaan USBD, hingga pemenuhan kekurangan GPAI. Sebagai penutup pembinaan, ditekankan pula pentingnya pembiasaan mengaji di sekolah bagi siswa muslim yang rencananya akan dijadikan Peraturan Bupati (Perbup) demi mewujudkan Sekolah Berasa Madrasah.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kapanewon Temon, Sudarijah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih mendalam atas kolaborasi, sinergi, dan kerja sama yang terjalin erat antara Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapanewon Temon dan Wates dalam menguatkan kualitas pembelajaran serta mempererat tali silaturahmi antarpendidik.

Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapanewon Wates, Suryono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan dan Pengawas PAI atas gagasan serta inisiasi berharga yang menjadi pendorong terselenggaranya kegiatan ini. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas segala keterbatasan maupun kekurangan yang mungkin terjadi selama proses persiapan acara.

Melalui kegiatan ini, para Guru PAI Temon dan Wates diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, menjaga tertib administrasi, serta komitmen kuat dari seluruh peserta untuk terus membumikan nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di lingkungan sekolah masing-masing. Melalui semangat kolaborasi dan sinergi yang telah terbangun, para pendidik optimis mampu mewujudkan iklim belajar yang religius, unggul, serta adaptif demi mencetak generasi muda Kulon Progo yang berkarakter dan berakhlak mulia. (nur/abi).

BACA JUGA  Animo Masyarakat Terhadap Madrasah Kulon Progo Tinggi, Wahib Jamil : Jaga Kepercayaan Itu

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *