Dua Orang Hilang Ternyata Selamat, Pencarian Korban Longsor di Petungkriyono Pekalongan Terus Dilakukan

Proses pencarian korban hilang longsor di Desa Kesimpar, Petungkriyono, Pekalongan, terus dilakukan hingga Kamis (23/1/2025). (foto/ist)

Pekalongan, Proliman News– Proses pencarian korban hilang longsor di Desa Kesimpar, Petungkriyono, Pekalongan, terus dilakukan hingga Kamis (23/1/2025).

Ditemukan satu mobil dan enam sepeda motor di lahan yang semula lahan persawahan. Namun kini lahan tersebut banyak ditemukan berbagai bahan bangunan dan kendaraan

Diperkirakan masih ada 4 korban lagi yang masih tertimbun longsoran dan belum ditemukan.

Untuk memaksimalkan pencarian korban diterjunkan sekitar 1200 personil Tim Gabungan, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan ke lokasi.

Lokasi pencarian ini berada sekitar 500 meter dari titik longsor di Allo Kafe.

“Areal tersebut semula sawah, kalau ada puing-puing rumah, ada mobil sama motor, itu berarti keseret dari atas,” ujar Sutarno, warga setempat.

Ia menyebut banyak warga yang saat itu berteduh di rumah Sekdes saat terjadinya longsor.

“Saya lagi mencari saudara si Aurel itu. Bapak ibunya ditemukan di sekitar situ juga,” ujar Budiartono.

Di lokasi tersebut masih dilakukan upaya pencarian oleh Tim Gabungan bersama relawan lainbersama warga.

Sementara dari lokasi yang sama dua warga yang sebelumnya dilaporkan hilang, Andre Fikar Almardhafi dari Desa Banjiran, Kecamatan Warungasem, dan Sarya dari Desa Dororejo, Kecamatan Doro, ditemukan dalam keadaan selamat.

Fikar ditemukan pada Rabu (22/12025) sekitar pukul 18.00 WIB. Sementara Sarya ditemukan pada siang hari yang sama, pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA  Selat Sunda Air Pasang Gelombang Tinggi Hati-hati Bagi Seluruh Penyeberangan Merak-Bakauheni

Sarya dalam kondisi sehat di Desa Gumelem. Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengungkapkan bahwa salah satu dari mereka merupakan seorang survivor

“Bahkan survivor Fikar yang selamat dari longsor ternyata tidak langsung pulang, namun ikut melakukan evakuasi di sisi yang berbeda,” kata Budiono kepada awak media pada Kamis (23/12025).

Pencarian korban longsor yang memasuki hari ketiga ini akan difokuskan di enam titik.

“Tim dibagi menjadi empat search and rescue unit (SRU) di mana SRU 1 melakukan pembersihan akses, SRU kedua di area sekitar rumah Pak Carik, SRU ketiga di area Kafe Allo dan pemancingan, serta SRU 4 melakukan pencarian di area sungai Welo hingga daerah Kinalum,” ujar Budiono.

Saat ini, terdapat sekitar 1.300 personel tim SAR gabungan yang terlibat, termasuk Basarnas, TNI, Polri, Dinsos, BPBD, PMI, serta puluhan organisasi SAR dan warga.

“Tiga unit alat berat juga rencananya dikerahkan untuk membersihkan akses jalan agar memudahkan tim dalam bergerak,” tambahnya.

Liputan : Tim Pro News

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *