Noor Harish : Anggaran Pemda Kulon Progo 2025 Sangat Boros dan Pelit Kepada Rakyatnya !

Maka diminta ada koordinasi Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) untuk melakukan pengerukan pada sedimentasi Kali Papak.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Kulon Progo, Noor Harish menyatakan anggaran Pemda Kulon Progo sebagai anggaran yang boros dan pelit kepada rakyatnya.

“Boros karena operasional sangat mahal banget, yakni sebesar Rp 1,416 triliun dan Rp 700 miliar untuk gaji, sedang lainnya untuk kinerja. Sangat boros,” ujarnya Kamis (13/3/2025).

Sehingga sebagian besar anggaran Pemda Kulon Progo itu habis untuk operasinal yakni sebesar Rp 1,416 triliun dari total belanja Rp 1,788 triliun.

Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya kecil, yakni hanya Rp 381,422 miliar.

“Melihat komposisi anggarannya, Pemda Kulon Progo cubluk.  Cubluk niku ora pinter golek duit atau tidak pintar mencari uang karena PAD-nya kecil, boros dan pelit kepada rakyatnya,” tambahnya.

Ia menjelaskan, PAD Kulon Progo yang hanya sebesar Rp 381 miliar itu pun Rp 200 miliar lebih itu berasal dari 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas.

“Itu bukan laba RSUD ya tetapi bayaran pasien. Sedang Rp 50 miliar dari PPJU (Prosentase Bayar PLN), “ ujarnya menjelaskan.

Anggaran ini pelit terlihat di belanja modal, yang hanya Rp 163 miliar atau kurang dari 10% total belanja, karena intervensi nyata Pemda Kulon Progo tercermin di belanja modal.

Minimnya belanja modal berakibat proyek-proyek minim, pemborong kurang kerjaan, toko-suplayer lesu, pekerja losejob dan uang beredar sangat minim, dan lain-lain.

BACA JUGA  Shihabudin : Bakal Ada 3 Pasangan Cabub - Cawabup di Pilkada Kulon Progo 2024 November Mendatang

“Saya tidak tahu, kondisi ini siapa yang diuntungkan? Coba tanya Bappeda, berapa triliun total hasil Musrenbang yang disepati per tahun? Tanya dewan (DPRD), berapa total anggaran dalam pokok-pokok pikiran dari jaring aspirasi?,” tambahnya.

Berikut Potret APBD Pemda Kulon Progo Tahun 2025 :

Pendapatan Rp 1,729 Triliun

– PAD Rp 381,422 Miliar

– Transfer Rp 1,347 Triliun

–  Lain-lain Rp 936 Juta

Belanja Rp 1,788 Triliun

– Operasional Rp 1,416 Triliun

– Modal Rp 163,062 Miliar

– Tak Terduga Rp 19,669 Miliar

– Transfer Rp 189,290 Miliar

Pembiayaan Rp 63,163 M (Silpa) untuk;

– Penyertaan Modal Rp 4,5 Miliar

– Menutup defisit Rp 58,663 Miliar

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *