Jembatan Pandansimo Selalu Ramai Setiap Pagi dan Sore Hari, Warga : Bisa Cuci Mata dan Cuci Mulut !

Setiap pagi mulai pukul 05.00 WIB hingga sekitar pukul 08.00 WIB Jembatan Pandansimo selalu riuh dengan warga yang berolahraga.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Jembatan Pandansimo, di hilir Sungai Progo, Desa Banaran, Galur, Kulon Progo ternyata terus dikunjungi masyarakat setiap harinya.

Setiap pagi mulai pukul 05.00 WIB hingga sekitar pukul 08.00 WIB Jembatan Pandansimo selalu riuh dengan warga yang berolahraga.

“Setiap hari, saya datang ke sini pukul 05.00 WIB, joging, lari-lari kecil sampai sekitar pukul 07.00 WIB. Lalu makan pagi Bubur Manado, atau Bubur Jawa,” ujar Sri Sumiati, yang selalu mengunggah video joging di Jembatan Pandansimo.

Sri tidak datang sendiri, biasanya berombongan antara 5 sampai 10 orang. Mereka melakukan kegiatan yang sama, berolahraga sembari menghirup udara segar pantai selatan.

Bukan hanya Sri Sumiati, Fadhilah Rosid warga Kabupaten Bantul juga terlihat terus berolahraga pagi di Jembatan Pandansimo sisi timur.

Selain berolahraga mereka juga ada yang jalan-jalan sembari mendorong kereta bayi. Mereka senang berada di Jembatan Pandansimo karena tempatnya bersih, udara segar, dan banyak penjual sarapan di pagi hari.

Maka, tidak aneh jika malam-malam begini status W A warga mulai woro-woro mengajak rekan-rekannya untuk berkunjung ke Jembatan Pandansimo, besuk pagi-pagi sekali.

Status Jembatan Pandansimo, yang mengubungkan Kulon Progo – Bantul hingga saat ini memang belum dibuka untuk lalu lintas umum. Tetapi keindahan jembatan tersebut membuat masyarakat kesengsem (terpesona).

Sehingga meski belum dibuka untuk umum, setiap hari selalu digunakan masyarakat baik dari Kabupaten Bantul maupun Kabupaten Kulon Progo untuk rekreasi.

BACA JUGA  BUMDes Argo Intan Kembangkan UFO Menoreh, Destinasi Wisata Unik Penggerak Ekonomi Desa

Jembatan yang mulai dibangun akhir tahun 2023 lalu itu telah menghabiskan dana Rp 814 miliar, dengan panjang 1,9 kilometer.

“Rekreasi murah, sehat, tidak polusi di Jembatan Pandansimo, gass,” demikian status W A salah seorang warga Kulon Progo.

“Besuk pagi lurr, sieng-sieng Jembatan Pandansimo, cucimata hingga cuci mulut, sebelum matahari terbit,” tulis warga Kabupaten Bantul, dalam unggahan status W A – nya.

Sedang di sore hari warga mulai berkumpul di Jembatan Pandansimo mulai sekitar pukul 16.00 WIB, atau sesudah asar, hingga menjelang magrib.

“Wuhh, ramainya,” tulis seorang warga sembari mengupload foto banyak warga berjalan-jalan santai di Jembatan Pandansimo.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *