Grobogan Hingga Demak Jawa Tengah Banjir Akibat Luapan Arus Sungai dan Jebolnya Tanggul Sungai Tuntang

- Ratusan rumah warga di Desa Sukorejo, Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Kliteh.(foto/ist)

Grobogan, Proliman News – Ratusan rumah warga di Desa Sukorejo, Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Kliteh.

Sekitar 130 rumah warga terendam banjir setinggi 50 sentimeter hingga satu meter.

Selain merendam rumah warga, akses jalan juga ikut terendam banjir, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Banjir terjadi akibat tanggul Sungai Kliteh jebol sepanjang 8 meter karena tak mampu menampung debit air hujan yang tinggi sejak Jumat (16/5/2025) malam.

Hingga Minggu (18/5/2025) dini hari, rumah warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, masih terendam banjir setinggi 50 sentimeter.

Warga mengatakan, air mulai masuk ke rumah-rumah warga pada Sabtu (17/5/2025) malam.

Menurut warga, banjir tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara dari Demak, Jawa Tengah, akibat meluapnya Sungai Tuntang menyebabkan Desa Ploso, terendam banjir, Sabtu (17/5/2025).

Warga yang rumahnya terendam banjir mulai dievakuasi ke tempat yang aman oleh relawan dan PMI Demak.

Sementara warga terus bergotong royong mengurug tanggul jebol dengan berbagai cara. Diantaranya dengan karung didisi tanah atau pasir.

Kondisi terparah di Desa Karangtengah, Demak dan desa desa sekitarnya mulai terendam banjuir setinggi 60 centimeter hingga satu meter.

Sejumlah jalur terputus, seperti jalur Wonosalam, Karangsambung, Baturagung hingga Gubug, tergenang air banjir.

Air mulai masuk rumah warga. Hingga membuat siaga banjir di Demak. Bantuan yang datang terlambat membuat warga kocar-kacir dan menimbulkan banyak kritik warga Demak.

BACA JUGA  Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Gelar Aksi Kawal Sidang Kedua Botok dan Teguh di PN Pati

Karena luapan Sungai Tuntang dan jebolnya tanggul membuat banjir besar melanda sejumlah desa di Demak, Minggu, 18 Mei 2025.

Banjir besar kembali melanda Desa Ploso, Karangtengah, dan sekitarnya.

Puluhan rumah tergenang, akses jalan lumpuh, dan warga terpaksa membuat tanggul darurat dari karung pasir.

Relawan dari PMI Demak terlihat mengevakuasi warga terdampak. Warga mengeluhkan tidak adanya solusi jangka panjang mengatasai banjir sementara banjir terus berulang setiap musim hujan.

Liputan : Andy Arief

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *