Demak, Proliman News – Sebanyak 11 desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah tergenang banjir akibat meluapnya air Sungai Tuntang serta jebolnya tanggul.
Hingga Selasa (10/5/2025) pukul 18.00 WIB tercatat 11.662 warga terdampak banjir di Demak. Jumlah itu berasal dari 2.903 kepala keluarga di 11 desa.
Sebanyak 1153 rumah dan 18 fasilitas umum ikut terendam banjir. Termasuk, 13 sekolah, 3 puskesmas, dan 270 hektar lahan pertanian.
“Belasan desa terdampak tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Bonang ada lima desa, Karangtengah satu desa, Sayung ada dua desa, Guntur dua desa, dan Kebonagung satu desa,” kata Pelaksana tugas Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Demak Agus Musyafak di Demak, Rabu (21/5/2025).
Ia mengungkapkan bahwa peristiwa banjir tersebut terjadi pada Jumat (16/5) malam setelah terjadi tanggul jebol di Grobogan.
Karena airnya melimpas dan menuju Demak, akhirnya sungai Tuntang tidak mampu menampung debit air yang meningkat dan mengakibatkan air sungai Tuntang melimpas serta ada tanggul kanan sungai Tuntang yang jebol.
Tanggul jebol, kata dia, terjadi di Desa Karangrejo, Kecamatan Bonang sepanjang 10 meteran.
Upaya perbaikan tanggul, kata dia, sudah dilakukan dengan menurunkan alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, sedangkan BPBD Demak juga menyiapkan trucuk bambu dan sesek untuk perbaikan sementara.
“Hanya saja, hasil pemantauan kemarin Selasa (19/5/2025), penanganan belum bisa dilakukan, karena debit air masih tinggi dan arus masih deras. Kami menunggu hari ini jika kondisinya memungkinkan akan dilakukan penambalan tanggul jebol,” ujarnya.
Meskipun dampak banjir terjadi di sejumlah desa, tidak sampai masuk rumah warga, karena hanya menggenangi persawahan. Sedangkan terparah di Desa Karangreja (Kecamatan Bonang) dan Ploso (Kecamatan Karangtengah).
“Kami juga sudah menyiapkan perahu untuk evakuasi serta armada pengangkut ketika dibutuhkan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan banjir yang merendam Kabupaten Demak dan Grobogan. Evakuasi dan distribusi logistik dilakukan secara masif.
“Kita sudah mengerahkan beberapa satgas, BPBD dan dinas terkait sudah di tempat, beberapa pengungsi sudah kita lokalisir. Bantuan logistik sudah dikerahkan ke sana,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di sela Sarasehan Kebangsaan di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Disebutkannya, banjir di Demak disebabkan hujan deras yang memicu luapan Sungai Tuntang. Tanggul jebol di dua titik yakni Desa Karangrejo dan Kembangan, Kecamatan Bonang.
Liputan : Tim



