Yogyakarta, Proliman News – Paguyuban nasabah korban BUKP Kulon Progo Sabtu (24/5/2025) pagi tadi mengirikam sejumlah dokumen kepada Raja Yogyakarta Sri Sultan HB X.
Ketua Paguyuban Nasabah BUKP Kulon Progo, Sasmito Nugroho mengatakan dokumen tersebut berisi tiga hal penting terkait carut-marut yang melanda BUKP Wates dan Galur.
“Ada tiga hal penting yang kami aturke kepada Ngarso Dalem Sri Sultan HB X, yakni data nasabah yang terhimpun dalam paguyuban lengkap dengan jumlah simpanannya, lalu dokumen rekam masalah yang menimpa nasabah, dan dokumen berbagai kasus yang akhir-akhir ini terjadi antara nasabah dengan BUKP Wates dan Galur,” katanya.
Dokumen pertama yang berisi data nasabah korban BUKP Wates dan Galur berisi jumlah tabungan dan depsito sebesar Rp 8,5 miliar milik sebanyak 244 nasabah.
Dokumen kedua tentang kisah ratusan nasabah terkait sulitnya mencairkan dana simpanan/tabungan mereka dan berbagai cerita konflik antara nasabah dengan pegawai BUKP Wates dan Galur yang ditulis sendiri oleh semua nasabah.
Dokumen ketiga berisi tentang perkembangan terkini terkait carut-marut di kedua BUKP tersebut mulai dari pelayanan yang seenaknya, tidak profesional hingga beberapa kasus terkini yang menimpa mereka.
“BUKP Wates dan Galur menolak nge-print out tabungan nasabah merupakan data terbaru yang juga sudah kami lampirkan. Tentu beserta beberapa pendapat dan analisis para pakar hukum dan bankir,” ujarnya.
Sasmito Nugroho menghantarkan langsung dokumen tersebut ke Kraton Yogyakarta, untuk kemudian meminta disampaikan kepada Sri Sultan HB X di Kraton Kilen Yogyakarta.
Dokumen sudah diterima oleh abdi dalem yang bertugas pagi itu, lengkap dengan bukti penerimaan dan didokumentasi dengan baik.
Sasmito Nugroho mengatakan, pihaknya selaku kawulo dalem perlu menyampaikan dokumen tersebut sebagai bentuk atur keluh kesah kepada rajanya yang sekaligus juga sebagai Gubernur DIY.
“Kami berharap, dokumen tersebut dibaca seluruhnya oleh Ngarso Dalem dan kami berharap bisa matur secara langsung pada waktunya nanti,” ujarnya ketika ditemui di Kraton Yogyakarta.
Liputan : Rendy Satrio Prabowo




Joss