Kulon Progo, Proliman News – Harga lelang cabai merah keriting di delapan pool cabai sepanjang Pantai Selatan Kulon Progo Minggu (1/6/2025) malam masih belum menggembirakan.
Harga yang diterima petani di delapan pool cabai di sepanjang Pantai Selatan Kulon Progo masih berkisar antara Rp 20 ribu – Rp 23 ribu per kilogram, atau masih setara dengan harga produksi.
“Harga produksi cabai kan Rp 21 ribu, jadi kalau harga yang diterima petani Rp 20 ribu – Rp 23 ribu, berarti belum menguntungkan. Baru kembali modal,” ujar Sarmiyanto, petani di Siliran, Galur, Kulon Progo.
Ia berharap, pada lelang cabai hari ketiga Senin (2/6/2025) nanti malam harga bisa menanjak sampai di kisaran Rp 25 ribu, agar petani bisa bernafas lega.
Dengan harga dikisaran Rp 25 ribu, berarti petani bisa mengantongi keuntungan Rp 4 ribu rupiah per kilogram dan dengan harga sebesar itu harga jual di pasaran tidak terlalu tinggi untuk masyarakat.
Total cabai panen petani yang masuk ke delapan pool cabai pada Minggu (2/6/2025) malam mencapai 18,147 ton cabai keriting, dan 9,91 kuintal cabai rawit merah.
Harga lelang cabai yang diterima petani tertinggi terjadi di pool cabai Kelompok Tani Sido Dadi, Trisik, Banaran, Galur, Kulon Progo, sebesar Rp 23,111 ribu per kilogram.
Dengan volume cabai yang masuk pool cabai sebanyak 6,4 ton.
Ketua Kelompok Tani Sido Dadi, Ngatimin mengatakan, ini baru panen perdana, kemungkinan di hari-hari mendatang volume akan meningkat.
Ia mengatakan, kualitas cabai super karena cuaca sangat bagus dan kondisi tanaman cabai juga sangat sehat sampai sejauh ini.
Sedang harga terendah terjadi di pool cabai Kelompok Tani Gisik Wonotoro, dengan harga Rp 20, 789 per kilogram atau dibawah harga standar produksi.
Sedang cabai rawit merah pada awal musim lelang ini hanya terkumpul sebanyak 991 kilogram atau 9,9 kuintal dengan harga lelang sebesar Rp 32 ribu per kilogram.
Liputan : Suyono Sugondo



