Mogok Kerja Dimulai Ratusan Truk Lintas Berkumpul di Terminal Congot Kulon Progo Protes Berlakunya ODOL

Truk- truk mulai berkumpul di timur Jembatan Congot, atau Terminal Congot , Kulon Progo karena mereka berencana selama tiga hari akan berada di sana sebagai bentuk protes diberlakukannya ODOL per 1 1 Juli 2025 mendatang.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Sopir truk lintas pulau lintas kota yang tergabung dalam Paguyuban Driver Kulon Progo (PDKP) mulai menggelar aksi mogok.

Mereka berencana menggelar aksi mogok selama tiga hari, yakni Kamis – Sabtu (19-21/6/2025) sebagai bentuk penolakan terhadap berlakunya peraturan Zero Over Dimensioan Over Load (ODOL) mulai 1 Juli 2025.

Mereka menganggap aturan ini belum bisa diterapkan di Indonesia karena kendaraan yang beredar masih standar kecil sementara banyak perusahaan yang mematok volume barang terangkut harus besar.

Sehingga truk harus berani memuat melebihi batas atas bak truk untuk bisa mendapatkan muatan atau agar sopir bisa mendapat penghasilan.

“Mestinya yang ditertibkan itu perusahaan, agar mereka menaikan ongkos kirim tetapi dengan volume standar truk. Jika demikian maka tidak ada over dimension atau over load,” kata Marsudi salah seorang sopir.

Ia mengatakan, sopir truk itu hanya buruh bertaruh nyawa di jalanan. Kalau perusahaan pemilik barang, atau industri tetap tidak merevisi standar harga dan tidak ada kesadaran untuk ikut tertib lalu lintas maka ODOL tidak bisa diberlakukan.

“Kalau dipaksakan, sopir truk akan terus mogok kerja karena tidak ada untungnya bekerja jika dengan voume atau tonase standar perusahaan tidak berubah, sedang armada yang tersedia kecil – kecil seperti sekarang, sementara di jalan beresiko kena tilang dan hukuman,” katanya.

BACA JUGA  JCW Curiga Ada Skema Sistematis Dibalik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah

Maka ia mengusulkan pemerintah benahi dulu aturan angkutan khususnya kepada perusahaan-perusahaan, standar harga dibenahi, baru diberlakukan kebijakan ODOL.

“Kalau tidak dari atasnya dibenahi, negara sendiri yang akan rugi, karena distribusi barang tidak berjalan dengan baik, perekonomian kacau,” ujarnya mengingatkan.

Sementara hari ini Ketua PDKP Harjono telaha melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian terkait aksi mogok kerja yang mereka lakukan selama tida hari mendatang.

Truk-truk mulai berkumpul di timur Jembatan Congot, atau Terminal Congot , Kulon Progo karena mereka berencana selama tiga hari akan berada di sana sebagai bentuk protes diberlakukannya ODOL per 1 1 Juli 2025 mendatang.

Liputan : Winarto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *