Suhu Pilkada Kulon Progo 2024 Masih Dinamis Koalisi 7 Partai Belum Sepakati Pasangan Akhmad Basuki – Noor Harish

Ketua UmumDPP PAN Zulkifli Hasan bersama para politisi gelar pertemuan di Jolotundo Cafe Kulon Progo beberapa waktu lalu. Hadir Bakal Calon Bupati Kulon Proigo Akhmad Basuki. (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Lima bulan jelang Pilkada Kulon Progo 2024, koalisi 7 partai yakni PKB, PAN, Gerindra, PKS, PPP, Golkar dan Nasdem masih utuh.

Hanya sejauh ini, koalisi 7 partai yang biasa disebut Big Koalisi tersebut belum mensepakati pasangan calon yang bakal di usung di Pilkada 2024 mendatang.

“Belum mensepakati pasangan calon, masih dinamis. Tepatnya belum bulat, “ ujar Sekretaris PAN Kulon Progo, Upiyo Al Hasan, ketika diminta konfirmasinya Minggu ( 7/7/2024).

Ia megatakan, jika di sejumlah partai menguat nama Akhmad Basuki sebagai calon bupati, mungkin iya, tetapi belum menjadi ketetapan bersama dan juga belum menetapkan pasangannya.

“Semua masih dinamis, politik kan begitu,” ujarnya sembari berseloroh.

Ia membenarkan memang di luaran sana beredar pasngan calon Akhmad Basuki – Noor Harish, tetapi sampai saat ini koalisi belum mengerucut ke pasangan calon. Termasuk PAN.

“Kita masih akan mencermati pergerakan elektabilitas semua kandidat, dan menunggu kelengkapan lain terutama rekom akan jatuh ke tangan siapa,” ujarnya menegaskan.

Upiyo Al Hasan membenarkan, memang Sabtu (5/7/2024), telah dilakukan pertemuan antar sekretaris partai yang tergabung dalam koalisi besar yang bakal bersama-sama mengusung pasangan calon cabup/cawabup Kulon Progo periode 2024-2029.

Tetapi dalam pertemuan tersebut belum terbahas nama pasangan calon. Apalagi mensepakati pasangan calon Akhmad Basuki – Noor Harish. Belum sama sekali, paparnya.

BACA JUGA  Ketua KPU Kulon Progo: Mengundur Pelantikan Bupati - Wakil Bupati Terpilih Harus Merubah Perpres 80 Tahun 2024

Hadir dalam pertemuan tersebut seluruh partai yang tergabung dalam koalisi kecuali PKS dan Gerindra.

“Semua partai yang tergabung dalam koalisi hadir kecuali PKS dan Gerindra. Namun mereka (PKS dan Gerindra) konfirmasi ketidakhadirannya karena ada acara di DPW,” terang Upiyo Al Hasan, diwawancarai malam ini melalui sambungan telepon.

Dijelaskan  bahwa pertemuan tersebut hanya membuat draft masalah penguatan dan peneguhan koalisi serta peneguhan kriteria calon yang akan diusung oleh koalisi.

Lebih lanjut ketika ditanyakan apakah koalisi sudah menetapkan nama yang akan diusung dan didaftarkan ke KPU, dia hanya mengatakan belum membahas sampai sejauh itu.

“Kemarin hanya membahas draft peneguhan koalisi dan membuat draft yang akan disodorkan koalisi dengan calon yang akan diusung koalisi dan me-list nama-nama,” ujarnya

Pernyataan tersebut sekaligus membantah kabar yang menyebutkan bahwa koalisi telah menetapkan nama pasangan calon Akhmad Basuki – Noor Harish.

“Belum, belum sampai ke situ. Dari siapa info itu diperoleh ? Belum, kita baru memantapkan draft koalisi dan kriteria-kriteria calon,” tandas Upiyo Al Hasan.

Pernyataan senada juga disampaikan Sekretaris DPC PPP Kulon Progo, Raden Hari Kurniawan, ketika dihubungi malam ini.

Ia menegaskan sejauh ini koalisi besar belum menyebut pasangan calon, apalagi mensepakati pasangan Akhmad Basuki – Noor Harish.

“Belum ada kesepakatan nama,” katanya pendek melalui sambungan telpon.

BACA JUGA  Harlah Pancasila, Ketua DPC PDIP Kota Jogja Eko Suwanto Desak Pemerintah Praktekkan Pancasila, Wujudkan Pro Poor Policies

Liputan : Hari Sutanto / Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *