Presiden Prabowo: Keracunan Makanan MBG Masalah Besar Jangan Dipolitisasi Kita Akan Cari Solusinya !

Bunyi sirine akan menjadi tonggak bersejarah dioperasikannya Jembatan Kabanaran (Pandansimo) siang nanti Rabu (18/11/2025).(foto/ist)

Jakarta, Proliman News – Presiden Prabowo Subianto menyatakan, tetap memantau maraknya kasus keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Hal ini disampaikan Prabowo di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025), sepulang dari lawatannya ke luar negeri.

Prabowo mengatakan akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk membahas masalah ini.

Prabowo menegaskanm menaruh perhatian khusus terhadap masalah ini.

Berikut ini sejumlah pernyataan Prabowo terkait banyaknya kasus dugaan keracunan MBG.

Pertama, Prabowo memantau langsung persoalan yang terjadi selama dirinya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

Sepulang dari luar negeri ini, Prabowo akan langsung memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan pejabat terkait untuk membahas kasus keracunan.

“Saya baru dari luar negeri 7 hari, saya monitor ada perkembangan itu. Habis ini saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan berapa pejabat, kita akan diskusikan,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan program MBG ini menyasar puluhan juta anak hingga masyarakat yang membutuhkan. Ia meyakini akan adanya hambatan dari program tersebut.

Ia pun optimistis untuk mencari solusi dari permasalahan yang ada.

“Untuk memberi makan sekian juta, pasti ada hambatan, rintangan, ini kita atasi,” katanya.

Prabowo menyebut persoalan keracunan karena MBG itu menjadi masalah besar. Prabowo yakin masalah tersebut akan terselesaikan dengan baik.

“Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dari awal, tapi saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik,” tegasnya.

BACA JUGA  Jokowi Pamerkan Semua Ijasahnya Kepada Awak Media Namun Mereka Dilarang Memfoto atau Mengambil Gambar

Prabowo meminta agar semua pihak jangan sampai mempolitisasi atau mengadu domba masalah tersebut dengan program MBG.

Ia menekankan tujuan MBG untuk membantu anak-anak yang kesulitan makan.

“Harus waspada jangan sampai ini dipolitisasi, tujuan Makan Bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan. Mungkin kita kita ini makan lumayan, mereka itu makan hanya nasi pakai garam, ini yang harus kita atasi,” tuturnya.

Liputan : Tim Proliman

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *