Jokowi Pamerkan Semua Ijasahnya Kepada Awak Media Namun Mereka Dilarang Memfoto atau Mengambil Gambar

"Jadi yang tidak percaya Pak Jokowi memalsukan ijazah itu 66,9 persen dari semua responden," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Selasa (27/5/2025).(foto/ist)

Solo, Proliman News – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terkait tuduhan ijazah palsu.

Hal itu disampaikan Jokowi usai menemui massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di kediaman pribadinya kawasan Sumber Solo, Jawa Tengah, Rabu (16 /4/ 2025).

“Saya mempertimbangkan karena ini sudah jadi fitnah di mana-mana, pencemaran nama baik. Saya mempertimbangkan untuk melaporkan ini, membawa ini ke ranah hukum,” katanya.

Meski demikian, ia tidak menjabarkan secara gamblang siapa saja yang akan diseret ke meja hukum.

“Biar disiapkan oleh kuasa hukum (siapa pihak yang akan dilaporkan). Akan kami segera putuskan, nanti kuasa hukum yang akan melihat,” jelasnya.

Sementara Jokowi tetap menerima kedatangan TPUA yang mempertanyakan soal keaslian ijazahnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Ya alhamdulillah sudah saya terima tadi di dalam rumah. Beliau-beliau ini ingin silaturahmi, tentu saya terima dengan baik,” ujarnya.

Jokowi sat itu juga sempat menunjukkan ijazahnya kepada awak media. Namun ia melarang wartawan untuk mengambil gambar ijazah tersebut.

Ada dua map berisi ijazah Jokowi dari SD, SMP, SMA, hingga ijazah dari Fakultas Kehutanan UGM yang dibawa ajudan, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

Jokowi memamerkan ijazah pendidikan formalnya mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi di tengah polemik mengenai keaslian dokumen tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menunjukkan ijazah dari SD Negeri 112 Tirtoyoso, SMP Negeri 1 Solo, SMA Negeri 6 Solo, dan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Meski demikian, awak media tidak diizinkan mengabadikan dokumen-dokumen tersebut.

BACA JUGA  Rupiah Melemah di Angka Rp 17.600 Per Dollar, Presiden : Aman, Rakyat di Desa Nggak Pakai Dollar

“Ini saya tunjukkan ijazah saya, mulai dari SD sampai S1. Tapi jangan difoto ya. Jangan lihat nilainya ya, hahaha. Tapi pas SMA saya juara umum loh,” ujar Jokowi sambil bercanda.

Jokowi mengungkapkan, beberapa guru semasa sekolahnya masih hidup, meskipun ada yang berdomisili di luar kota. Ia juga mengungkap bahwa banyak teman sekolahnya yang masih tinggal di Solo.

“Kalau guru SMA ada empat atau berapa. Teman-teman sekolah banyak sekali,” tuturnya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *