Pati, Proliman News – Desakan agar Bupati Pati Sudewo dicopot dari keanggotaan Partai Gerindra hingga hari ini tidak digubris.
Bupati Sudewo kader Partai Gerindra ini dinilai sangat aoragn dan menjalankan pemerintahan dengan semau gue ( seenaknya saja, tanpa aturan,red).
Demikian desakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) baik di demo besar 13 Agustus 2025, di Kantor KPK maupun di depan Kantor DPRD Pati, beberapa waktu lalu.
Apakah desakan itu sulit untuk diwujudkan ? Rupanya Partai Gerindra berat untuk melepaskan kader militanya yang kini duduk sebagai Bupati Pati.
Dengan terus berlangsungnya aksi pelengseran Bupati Sudewo, kini masyarakat mengecam akanmenolak kehadiran Partai Gerindra di Pati.
Hingga kondisi sekarang ini Bupati Sudewo memiliki Oposisi Kuat, yang membaea dan kuat.
Sudewo dilantik menjadi Bupati Pati pada 20 Februari 2025 bersama sang Wakil Bupati, Risma Ardhi Chandra.
Sudewo-Chandra sebelumnya memenangkan Pilkada Pati 2024 dengan perolehan suara mencapai 53,54 persen.
Pasangan nomor urut 01 itu mengalahkan dua pasangan calon (paslon) lainnya, Wahyu Indriyanto-Suharyono (42,77 persen) dan Budiyono-Novi Eko Yulianto (3,69 persen).
Sudewo dan Chandra didukung didukung Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Golongan Karya (Golkar), Gelora, Perindo, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Sementara Wahyu-Suharyono didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sudewo memperoleh kemenangan di 17 dari 21 kecamatan di Pati.
Sudewo merupakan politisi Partai Gerindra yang sebelumnya menjabat Anggota DPR RI.
Kemenangan Sudewo di Pilkada Pati tidak dibarengi dengan kemenangan Partai Gerindra pada Pemilu Legislatif (Pileg) DPRD Pati.
Pileg DPRD Pati 2024 dimenangkan PDI Perjuangan (PDIP) dengan perolehan suara 24,78 persen atau hampir seperempatnya.
Sedangkan Gerindra, partai Sudewo, berada di urutan ketiga dengan 11,61 persen, berada di bawah Golkar yang memperoleh 11,65 persen.
Rekapitulasi perhitungan perolehan suara DPRD Kabupaten Pati pada Pemilu 2024. PDIP meraih suara terbanyak di Pati.
Hal ini menjadikan komposisi legislatif di Pati ‘dikuasai’ PDIP. Dan Ketua DPRD Pati juga masih dijabat oleh politisi PDIP, Ali Badrudin.
Kemana arah aksi demo pelengseran Bupati Sudewo ? Karena arogan atau karena latar belakang politik yang tidak kuat diarus bawah ?
Kita tunggu saja apa yang bakal terjadi di Kabupaten Pati pasca Pansus Hak Angket DPRD Pati, yang akan segera berakhir .
Liputan : Suyono Sugondo/Berbagai Sumber



