Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) malam ini menggelar istigosah dan manakiban di posko depan Kantor DPRD Pati.
Setelah itu mereka menebarkan kembang dan air disemua sudut Kantor DPRD Pati dan Kantor Bupati Pati, sembari terdengar terus melantunkan sholawat.
Suasana malam ini agak lain dari biasanya menjelang Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati Jumat (31/10/2025) besuk pagi.
Ternyata menang Pilkada Pati dengan mengantongi 53 % suara tidak menjamin Bupati Sudewo – Risma Ardhi Chandra tidak luput dari terpaan pemakzulan.
Semula Paslon Nomor Urut 1, Sudewo dan Risma Ardhi Chandra, unggul dalam hasil rekapitulasi tingkat kabupaten yang dilakukan oleh KPU Pati.
Dari total suara sah sebesar 783.948, Sudewo-Chandra meraup 419.684 suara atau 53,54 persen.
Paslon nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, berada di posisi kedua dengan perolehan 335.318 suara atau 42,77 persen.
Adapun Paslon nomor urut 3 Budiyono dan Novi Eko Yulianto hanya memperoleh 28.946 suara atau 3,69 persen.
Suara tidak sah adalah 30.200 dan total suara sah dan tidak sah ialah 814.148.
Mala mini di medos juga beredar pernyataan dari warganet melihat perkembangan politik yang terjadi di Kabupaten Pati.
“Sing memilih Sudewo jadi Bupati Pati adalah mayoritas masyarakat Pati, sedangkan yang melantik adalah Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara RI. Lha ini ada segelintir warga Pati yang jauh dari cerdas, prestasi juga kagak ada, kerjaannya cuma memprovokasi masyarakat untuk memaksa segelintir orang yang duduk di gedung DPRD untuk memakzulkan Sudewo dari jabatannya sebagai Bupati,” tulisnya.
Bupati Sudewo adalah bupati yang hasil kerjanya sat set jas jis jus simsalabim jalanan di Pati yang 20 tahun bosok seperti sungai kering hanya dalam waktu 8 bulan dibuat kelas premium.
Apa yang bakal terjadi besuk pagi Jumat (31/10/2025) ketika dua kubu massa pro dan kontra pemakzulan bertemu dan saling lempar batu ?
Kecemasan aparat keamanan meningkat, hingga menurunkan tim gabungan dan mensiagakan polisi sebanyak 3.370 personil.
Rasanya semua orang di Kabupaten Pati tidak bisa tidur malam ini menunggu hasil Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati yang mengarah kepada pemakzulan Bupati Sudewo.
Semoga aman, aman, aminn!



