Wonosobo, Proliman News – Memperingati hari pohon sedunia tahun 2025 serta memperkuat area Daerah Aliran Sungai (DAS) yang kritis, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Kementerian Keuangan akan melaksanakan aksi mitigasi berbasis vegetasi dengan melakukan penanaman pohon serentak di empat provinsi daerah aliras sungai (DAS), yakni di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu piloting project yang didanai oleh Dana Bersama Penanggulangan Bencana atau pooling fund bencana (PFB).
Puncak acara penanaman vegetasi sebagai bentuk upaya mitigasi bencana tersebut, salah satunya digelar di obyek wisata Swiss van Java, Dusun Sirangkel, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Selain dihadiri langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, kegiatan juga diikuti sejumlah pejabat daerah serta relawan tanggap darurat bencana daerah.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, aksi mitigasi berbasis vegetasi ini dilakukan untuk pencegahan dini terhadap terjadinya bencana. Dimana dengan alam terutama hutan yang telah rusak, harus kita rawat agar kembali menjadi paru – paru bumi.
Sementara itu mengenai bencana tanah longsor yang terjadi di Majenang dan Banjarnegara, Jawa Tengah, BNPB berkomitmen akan terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang, diduga tertimbun longsoran tanah.
BNPB dengan pemerintah daerah setempat juga tengah menyiapkan hunian sementara bagi korban terdampak, serta logistik hingga dua bulan pasca bencana.
Liputan: Bagus Kiswanto



