Yogyakarta, Proliman News – Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais membuat gaduh dengan menuding Presiden ke-7 Jokowi adalah dalang kecelakaan Ahmad Hanafi Rais, anaknya.
Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah 81 tahun tersebut juga menuduh Jokowi membuat program bohong sertifikasi tanah.
Amien mengungkapkan kisah anaknya itu saat hadir di Indonesian Lawyers Club (ILC) pada 2022 lalu.
Namun, ucapan Amien itu tidak ditanggapi serius oleh publik, sebab para penonton juga bertanya-tanya kenapa baru diungkapkan setelah 2 tahun kejadian.
Anak Amien Rais yakni Ahmad Hanafi Rais mengalami kecelakaan saat hendak melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta tahun 2020 silam.
Amien Rais jelang pelaksanaan pemilihan presiden tahun 2019 lalu sempat mengejutkan publik ketika memberi tausiyah di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan April 2018, Amien Rais mengajak masyarakat untuk memilih antara Partai Setan vs Partai Allah.
Amien Rais minta Jokowi untuk mengakui segala kesalahan selama menjabat sebagai presiden dua periode.
Seruan ini dilontarkan Amien melalui sebuah video yang beredar luas pada Senin, 23 Juni 2025 lalu.
Dalam pernyataannya, ia menyinggung sejumlah hal sensitif, termasuk isu pelanggaran hak asasi manusia, kebebasan sipil yang tereduksi, hingga tudingan soal penggunaan ijazah palsu.
Amien tak ragu menyebut bahwa selama 10 tahun kekuasaan Jokowi, rakyat lebih banyak disuguhkan wajah kekuasaan yang cenderung represif.
Ia menegaskan bahwa jalan terbaik saat ini adalah bertobat dan jujur kepada rakyat.
Amien menyebut program pembagian sertifikat tanah untuk rakyat sebagai sebuah kebohongan.
Hal tersebut dikatakan Amien Rais di Bandung, Jawa Barat pada bulan Maret 2018 lalu.
Menurut Amien, di saat pemerintah sibuk membagikan sertifikat, ada sekitar 74 persen tanah di Indonesia yang justru dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu.
Tetapi banyak netizen memberi komentar miring soal pernyataan Amien Rais ini dan menganggapnya sebagai politisi pikun.
Liputan : Suyono Sugondo



