Atasi Konflik Internal PBNU Forum Nahdliyin Nusantara Desak Syuriah – Tanfidziyah Tabayun dan silaturahmi

Mubes menilai islah menjadi jalan untuk mengembalikan fokus PBNU pada konsolidasi internal dan perlindungan kepentingan warga Nahdliyin secara umum.(foto/ist)

Yogyakarta, Proliman News – Musyawarah Besar (Mubes) Forum Nahdliyin Nusantara mendorong PBNU segera menyelesaikan konflik internal antara Syuriah dan Tanfidziyah tabayun dan silaturahmi.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers setelah menggelar sarasehan di Kafe Omaggio yang berada di daerah Ngemplak, Sleman, pada Jumat (28/11/2025) sore.

Mubes tersebut dihadiri sekitar 30 tokoh NU di wilayah DIY seperti Zuhdi Abdurrahman, Hasan Basri Marwah, Nur Khalik Ridwan, Irfan Afifi, dan sejumlah tokoh lain.

Sekretaris Mubes Forum Nahdliyin Nusantara, Zuhdi Abdurrahman, menilai saat ini komunikasi kedua unsur kepengurusan PBNU semakin memburuk, sehingga meminta pemegang mandat muktamar mengambil langkah tegas.

“Kami memohon kepada jajaran Syuriah dan Tanfidziyah untuk mengedepankan tabayun dalam mengelola persoalan jama’iyah,” ujarnya.

Koordinator Mubes Forum Nahdliyin Nusantara, Hasan Basri Marwah, menegaskan pentingnya penyelesaian dengan cara-cara kepesantrenan dan mendorong peran kiai sepuh.

“Kami harapkan agar terjadi islah internal melalui mekanisme internal. Yang paling mungkin melakukannya adalah kiai-kiai sepuh. Kami tetap pakai adab kepesantrenan dalam konteks ini,” katanya.

Sementara itu, Penasihat Mubes Forum Nahdliyin Nusantara yang juga Pendiri Pesantren Bumi Cendekia, Nur Khalik Ridwan, mengingatkan agar perselisihan tidak mengganggu tujuan besar organisasi.

“Jangan sampai tidak ada kesepakatan sehingga hasilnya nanti akan menjadi sesuatu yang mungkin bahayanya lebih besar daripada apa yang kita saksikan sekarang ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Empat Politisi PKB Kulon Progo Disebut-sebut Berpotensi Menggantikan Kiai Shihabuddin di Posisi Ketua

Mubes menilai islah menjadi jalan untuk mengembalikan fokus PBNU pada konsolidasi internal dan perlindungan kepentingan warga Nahdliyin secara umum.

Liputan : Reinaldy Dwi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *