Yogyakarta, Prolimannews – Tim nasional Belgia sukses menyegel tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 secara meyakinkan setelah menggilas Selandia Baru dengan skor telak 5-1. Bertanding di hadapan 52.497 penonton di BC Place, Vancouver, kemenangan ini sekaligus mengantarkan Setan Merah finis di posisi puncak grup dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 16 laga.
Jalannya Pertandingan:
Pertandingan sepenuhnya dikendalikan oleh anak asuh Domenico Tedesco sejak peluit pertama dibunyikan:
- Menit 21 (Drama VAR): Wasit Adham Makhadmeh sempat menunjuk titik putih untuk Belgia setelah bek Selandia Baru, Finn Surman, dianggap melakukan handball. Namun, keputusan penalti tersebut akhirnya dibatalkan oleh VAR karena tangan Surman dinilai berada dalam posisi natural.
- Menit 28 (Gol Pembuka): Leandro Trossard memecah kebuntuan dari jarak dekat setelah memanfaatkan situasi pertahanan yang kurang meyakinkan dari Selandia Baru dalam mengantisipasi sepak pojok.
- Menit 50 (Brace Trossard): Memasuki babak kedua, Trossard mencetak gol keduanya melalui tembakan voli menyambut bola muntah hasil umpan Hans Vanaken.
- Menit 66 (Gol De Bruyne): Kevin De Bruyne menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat sepakan rendah akurat yang gagal dijangkau oleh kiper Max Crocombe.
- Menit 84 (Gol Hiburan): Selandia Baru sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-3 lewat penyelesaian terukur Elijah Just, yang merupakan gol ketiganya di turnamen ini.
- Menit 86 & 90+4′ (Pesta Gol Penutup): Dua menit berselang, pemain pengganti Romelu Lukaku langsung merespons dengan sundulan mematikan dari umpan silang Nicolas Raskin. Gol ini membawa Lukaku menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia di ajang Piala Dunia (6 gol). Alexis Saelemaekers kemudian menutup laga dengan gol kelima di masa injury time.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi penjaga gawang Belgia, Thibaut Courtois, yang memecahkan rekor dengan mencatatkan penampilan ke-18 di ajang Piala Dunia untuk negaranya.
Dengan hasil akhir ini, Belgia melaju mulus ke fase gugur. Sementara itu, Selandia Baru harus rela pulang lebih awal sebagai juru kunci grup dengan raihan 1 poin, sekaligus menyamai rekor buruk Honduras sebagai tim dengan jumlah penampilan putaran final Piala Dunia terbanyak tanpa sekalipun meraih kemenangan (4 imbang, 5 kalah).
Liputan: Galang Andika Pratama



