Yogyakarta, Proliman News — Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengintensifkan pembersihan material abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di area sisi udara (airside). Langkah pemulihan bertahap ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas penerbangan memenuhi standar keselamatan tertinggi sebelum operasional dibuka kembali secara penuh.
Pembersihan menyeluruh ini melibatkan tim lintas unit, mulai dari Apron Movement Control (AMC), Airport Rescue Fire Fighting (ARFF), hingga unit teknik bandara. Fokus sterilisasi mencakup empat area vital penerbangan:
- Landas pacu (Runway)
- Jalur hubung (Taxiway)
- Pelataran parkir pesawat (Apron)
- Fasilitas navigasi dan operasional pendukung
Pihak manajemen Bandara Soetta mengonfirmasi bahwa aspek kelaikan dan keselamatan penerbangan menjadi prioritas mutlak. Meskipun kesiapan infrastruktur darat hampir rampung, kepastian jadwal pembukaan kembali penerbangan tetap bergantung pada hasil pemantauan sebaran abu di udara serta keputusan resmi dari otoritas penerbangan.
Sebelumnya, penutupan sementara Bandara Soetta terpaksa dilakukan akibat ancaman bahaya partikel vulkanik terhadap mesin pesawat, yang berdampak pada penundaan ratusan penerbangan dan puluhan ribu penumpang.
Liputan: Galang Andika Pratama



