Pati, Proliman News – Bupati Pati Sudewo tetap tidak bergeming, ia tetap tidak mau lengser meski 150 ribu rakyatnya melakukan demo hingga terjadi ricug dan jatuh korban jiwa.
Kepada pers menyatakan, tragedi hari ini adalah sebuah pembelajaran baginya yang baru memimpin Kabupaten Pati beberapa bulan ini.
“Ini merupakan pembelajaran bagi saya, untuk memperbaikinya ke depan, karena memang saya baru beberapa bulan memimpin,”ujarnya.
Sudewo didampingi istri tidak akan menyerah begitu saja meskipun DPRD Pati menggelar rapat plebo untuk mengambil keputusan pemakzulan kepadanya.
“Saya kira itu hak DPRD, hak angket, jadi silahkan dan kami menunggu proses lebih lanjut,”ujarnya tanpa memperlihatkan kesedihannya.
Sementara diperoleh informasi, korban meninggal akibat kericuhan dalam demo pelengseran Bupati Pati Sudewo bertambah lagi dua orang.
Sehingga korban meninggal diperkirakan mencapai 5 orang. Namun sampai sejauh ini belum ada pemberitahuan kepada media dari pihak berwenang mengenai hal ini.
Sedang korban yang mengalami luka-luka diperkirakan mencapai lebih dari 42 orang. Untukangka sementara terdapat 11 orang polisi mengalai luka-luka karena dihajar massa.
Namun angka tersebut baru sebatas informasi tidak resmi, karena Polda Jateng atau Polresta Pati belum mengumumkan berapa sebenarnya jumlah korban meninggal dan korban luka.
Liputan : Andy Nursahbani



