Kulon Progo, Proliman News – Kulon Progo Bangkit ! Begitu semangat yang ditawarkan Calon Wakil Bupati Kulon Progo2024 Yusron Martofa SH, atau yang akrab dipanggilGus Yusron.
“Bangkit dari ketertinggalan, bangkit dari kemiskinan berkepanjangan, dan bangkit dari tradisioal menuju modern dan maju,” kata Gus Yusron, ketika dimui di rumahnya, Selasa ( 16/7/2024).
Kulon Progo Bangkit, ternyata bukan sekedar slogan, tetapi bakal menjadi semangat yang melandasi managemen pemerintahan dan tata kelola pembangunan disegala bidang.
Gus Yusron menandaskan, Kulon Progo Bangkit juga sekaligus menjadi ruh kehidupan setiap warga bangsa Kulon Progo. Cita-citanya, semua anggota masyarakat di wilayah ini memiliki orientasi yang sama, yakni merubah kondisi yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa.
“Menanamkan semangat bangkit. Itu intinya Kulon Progo Bangkit,” tegas Gus Yusron.
Semangat bangkit itu harus tertanam dalam setiap jiwa anak bangsa Kulon Progo. Agar bangkit dari kondisi terpuruk menjadi bergairah, dari kondisi semrawut menjadi tertata, dari cara berpikir ngawang uwung ( tanpa arah, red ) menjadi terarah, jelas. Sehingga Kulon Progo Bangkit, lanjutnya.
Maka Calon Wakil Bupati Kulon Progo 2024, ini telah menyiapkan visi –misi yang terbagi dalam sembilan prioritas langkah untuk membuat Kulon Progo Bangkit.
Pertama, penggentasan kemiskinan untuk mendongkrak pendapatan perkapita dari Rp 464.300 per orang per bulan menjadi dua tiga kali lipat.
Dengan langkah terukur, Kulon Progo Bangkit bercita-cita menghapus tingkat kemiskinan Kulon Progo sebesar 15,8 persen menjadi zero idealnya. Tetapi secara gradual ditargetkan angka penurunan kemiskinan minimal 6-7 persen per tahun.
Penurunan angka kemiskinan tentu perlu ditunjang kesempatan kerja yang meruah di wilayah ini. Lalu dibarengi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta perbaikan Gizi masyarakat. Ditambah jaminan kesehatan.
Kondisi infrastruktur di Kulon Progo yang tidak sedap akan menjadi sektor utama perbaikan sarana prasarana kebangkitan ekonomi, termasuk tentu pentingnya mendongkrat ekonomi dari sektor UMKM.
“Agar tercipta sosiokultural yang kondusif, sesuai dengan harapan seluruh umat, maka peroalan keagamaan dan toleransi menjadi acuan seluruh dinamika yang akan berlangsung di kemudian hari,” ungkap Gus Yusron.
Berikutnya, kebangkitan di sektor pertanian diharapkan menjadi unsur pemicu pertumbuhan ekonomi dan sirkulasi modal yang menggairahkan.
Terakhir, perbaikan birokrasi dan perbaikan perijinan serta investasi, tidak kalah penting sebagai penunjang bangkitnya sektor ekonomi.
Gus Yusron selain aktif di partai politik yakni PKB Kulon Progo juga pengusaha di bidang konstruksi. Ia tercatat berada pada posisi komisaris CV. Khasil Tunggal Abadi, dan Dirut CV. Progo Gerbang Nusantara.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Lapesdam NU Kulon Progo tahun 2009-2014, lalu, Ketua Organisasi Patriot Garuda Nusantara (PGN) Kulon Progodari tahun 2021 sampai sekarang.
“Wakil Ketua GP Ansor Kulon Progo tahun 2009 -2012, pernah menjadi penasehat di GP Ansor Kulon Progo, tahun 2022- sekarang,” tambahnya.
Gus Yusron juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Kulon Progo 2009-2014, sebelumnya juga menjadi anggota DPRD Kulon Progo 2004 – 2009.
Ia menggondol gelar sarjana hukum dari Universitas Janabadra Yogyakarta tahun 2015 , lulus dari SMA Negeri 2 Wates, Kulon Oprogo tahun 1997. Selamat berjuang !



