Kulon Progo, Proliman News – Puluhan siswa SMP Negeri 3 Wates, Kabupaten Kulon Progo, harus mendapatkan penanganan medis secara intensif setelah mengonsumsi paket makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 27 siswa dilarikan ke Puskesmas Wates akibat mengalami gejala gangguan pencernaan secara mendadak.
Berdasarkan data Puskesmas Wates, dari total 27 siswa yang mendapatkan perawatan medis, terdiri atas 16 siswa laki-laki dan 11 siswi perempuan. Para siswa mengeluhkan gejala mual, muntah, diare, nyeri perut hebat, hingga pusing.
Beberapa siswa, di antaranya Oezil Danes dan Aufa Nur Aisyah, menceritakan bahwa keluhan mulai terasa beberapa saat setelah mereka menghabiskan porsi makanan yang dibagikan di sekolah. Rasa tidak nyaman pada perut kian bertambah hingga akhirnya mereka dirujuk ke puskesmas.
Penanganan Medis dan Isolasi Ruang Observasi
Setibanya di Puskesmas Wates, para siswa langsung mendapat tindakan pengobatan awal dan pemeriksaan dari tim medis.
- Pemisahan Ruang: Para siswa ditempatkan di ruang terpisah agar tidak bercampur dengan pasien umum selama masa observasi dan penanganan.
- Pengambilan Sampel: Petugas kesehatan telah mengambil sampel muntahan serta feces (*tinja*) dari sejumlah siswa untuk diuji secara laboratorium.
Investigasi Penyebab Kasus
Pihak dinas kesehatan saat ini masih melakukan investigasi mendalam dan menunggu hasil resmi pengujian laboratorium. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah insiden tersebut murni disebabkan oleh keracunan makanan atau adanya faktor lain pada sistem pencernaan para siswa.
Liputan: Galang Andika Pratama



