Daya Beli Rendah Pemda Cuek Tanpa Inovasi DPC PKB Kulon Progo Melihat Perekonomian Rakyat Bakal Terpuruk

“Adakah terobosan Pemda Kulon Progo dengan adanya Bupati baru,” tanya pengurus DPC PKB Kulon Progo melalui siaran persnya tersebut.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Pengurus DPC PKB Kulon Progo akhirnya ambil bicara terkait maraknya penilaian terhadap APBD 2025 Kulon Progo yang dianggap pelit terhadap rakyatnya.

Selain soal pelitnya APBD 2025 terhadap rakyat, partai ini juga menyayangkan rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sementara potensi sumber uang sangat banyak.

Seperti banyaknya potensi wisata, lahan pertanian tanaman pangan seperti centra cabai di sepanjang pesisir selatan hingga potensi holtikultura yang demikian melimpah di Kulon Progo.

“Potensi kopi kita itu kan melimpah, kenapa tidak ada sentuhan sama sekali dari Pemda Kulon Progo agar kopi kita menjadi bagian dari pemasok PAD,” demikian rilis DPC PKB Kulon Progo, disampaikan Senin (17/3/2025).

Selain komoditas kopi dan komoditas lain DPC PKB Kulon Progo menilai tidak ada kerja keras untuk membangun potensi wisata menjadi sumber PAD atau menjadi penggerak perekonomian di wilayah ini.

“Ya itu pendapat Pengurus DPC PKB Kulon Progo, hasil diskusi panjang yang agak serius,” ujar Ketua DPC PKB Kulon Progo Kiai Shihabudin, ketika dikonfirmasi.

Maka, perlu serius fokus menggarap sektor wisata biar ada peningkatan PAD. Promosi event-event yang menarik kunjungan wisatawan atau investor, penting, paprnya lebih lanjut.

Dalam hal ini Pemda Kulon Progo kelihatan cuek dengan pertumbuhan industri di wilayah ini yang semakin memprihatinkan.

Ribuan karyawan sudah ter-PHK mulai pabrik arang, pabrik wig mungkin akan menyusul industri yang lain.

BACA JUGA  Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo Akan Melaunching Bahan Ajar Mendalam Standar Nasional SD/SMP

“Mata pencaharian masyarakat makin sulit, sektor UMKM juga stagnan. Semua mengakibatkan daya beli rendah. PAD nggenjot pajak juga semakin berat, investor mikir seribu kali untuk investasi apalagi di Kulon Progo,” ujarnya lebih lanjut.

Dunia kontruksi juga akan zero tender dengan adanya efisiensi, sehingga siap-siap saja semua bagi para kontraktor. Tenaga kerja juga sudah kuatir.

“Adakah terobosan Pemda Kulon Progo dengan adanya Bupati baru,” tanya pengurus DPC PKB Kulon Progo melalui siaran persnya tersebut.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *