Eloy Room Tampil Heroik, Curacao Tahan Imbang Ekuador 0-0

(Foto/Getty Images: Leandro Bacuna)

Yogyakarta, Prolimannews – Kejutan besar kembali terjadi di putaran kedua World Championship (Piala Dunia) 2026. Tim nasional Ekuador harus menerima kenyataan pahit setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim non-unggulan Curacao di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Minggu pagi WIB.

​Hasil ini menjadi torehan sejarah emas bagi Curacao yang sukses mengemas poin pertamanya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia. Sebaliknya, kegagalan memetik poin penuh ini membuat langkah Ekuador untuk lolos ke babak gugur kini berada di ujung tanduk.

​Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit asal Tiongkok, Ma Ning, Ekuador langsung mengambil inisiatif serangan demi memburu gol cepat. Baru tiga menit laga berjalan, penyerang andalan Ekuador, Enner Valencia, mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti. Namun, sepakan kerasnya berhasil digagalkan lewat aksi penyelamatan gemilang kiper Curacao, Eloy Room.

​Curacao sempat sesekali keluar menyerang lewat sepakan Sherel Floranus yang masih menyamping dari gawang. Setelah itu, praktis jalannya pertandingan menjadi panggung unjuk gigi bagi Eloy Room. Ia berturut-turut mementahkan peluang matang dari John Yeboah, Gonzalo Plata, serta sundulan jarak dekat Enner Valencia.

​Di sisi lain gawang, kiper Ekuador, Hernán Galíndez, hanya sekali dipaksa bekerja saat mengamankan sepakan ringan dari Livano Comenencia—pemain yang mencetak gol hiburan saat Curacao dihajar Jerman 1-7 di laga perdana. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

BACA JUGA  Aksi Memukau Luis Díaz Bawa Kolombia Bungkam Debutkan Uzbekistan 3-1

​Memasuki paruh kedua, Ekuador semakin mengurung pertahanan Curacao. Gelandang andalan mereka, Moisés Caicedo, mencoba memecah kebuntuan lewat tendangan jarak jauh, tetapi lagi-lagi Eloy Room tampil sigap.

​Curacao hampir saja mengejutkan Ekuador melalui skema serangan balik cepat. Beruntung, Galíndez melakukan penyelamatan ganda luar biasa untuk menggagalkan peluang emas dari Leandro Bacuna dan Comenencia.

​Selepas momen tersebut, Ekuador kembali membombardir pertahanan lawan. Eloy Room benar-benar membuat lini serang Ekuador frustrasi dengan mencatatkan penyelamatan hingga dua digit (double figures). Ia sukses menepis sundulan tiang jauh Valencia serta sundulan Kevin Rodríguez secara beruntun.

​Peluang emas terakhir Ekuador lahir dari sundulan Piero Hincapié yang sayangnya melambung tipis, serta umpan silang Ángelo Preciado yang hanya membentur mistar gawang. Hingga laga usai, pertahanan The Blue Wave tidak mampu ditembus. Skor akhir bertahan 0-0.

​Statistik pertandingan menunjukkan dominasi mutlak Ekuador dengan 75% penguasaan bola berbanding 25% milik Curacao. Ekuador juga melepaskan total 27 tembakan dengan 6 peluang emas (big chances), namun tak satu pun yang berbuah gol. Berkat performa magisnya di bawah mistar, Eloy Room dinobatkan sebagai Flashscore Man of the Match.

​Dengan hasil ini, Ekuador memperpanjang tren negatif mereka menjadi empat laga beruntun tanpa kemenangan di Piala Dunia (2 kali imbang, 2 kali kalah). Pada laga pamungkas fase grup nanti, Ekuador wajib menang melawan raksasa Eropa, Jerman, jika ingin menjaga peluang lolos ke babak sistem gugur.

BACA JUGA  SMPN 3 Samigaluh Juara Voli Putri, MTsN 4 Kulon Progo Terbaik di Kategori Putra

​Sementara bagi Curacao, raihan satu poin dan catatan clean sheet ini menjadi modal berharga. Jika mereka mampu menumbangkan Pantai Gading pada pertandingan ketiga, Curacao berpotensi besar menciptakan sejarah baru dengan melaju ke babak 32 besar.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *