Kulon Progo, Proliman News – Sedikitnya 6 tiang lampu antik di Jembatan Kabanaran, Banaran, Galur, Kulon Progo, patah setelah tidak kuat menahan terpaan angina.
Sejumlah warga melaporkan, keenam tiang lampu tersebut patah secara beruntun sejak tiga hari lalu saat terjadi angina besar menimpa wilayah tersebut.
“Awalnya hanya satu dua yang patah, ternyata hari berikutnya kita cek sudah enam tiang lampu yang patah,” kata Sudarto, Warga Banaran, Galur, Kulon Progo, Sabtu ( 7/3/2026).
Ia bahkan mengkhawatirkan sejumlah tiang lampu lain akan menyusul patah karena kondisinya sudah bengkok dan beberapa tiang terlihat tidak lagi lurus posisinya.
Setidaknya ada lebih dari 5 tiang lampu kemungkinan besar akan patah jika angin besar kembali bertiup di kawasan ini.
Sudarto meminta pihak yang bertanggungjawab atas Jembatan Kabanaran melakukan pemantauan setiap saat, karena jika tiang itu patah saat ramai pengguna jalan akibatnya bisa bahaya.
“Kami minta instansi yang bertanggungjawab atas jembatan ini melakukan patrol setiap jamnya, apalagi di musim angina besar seperti ini, agar tidak menimbulkan korban jika ada tiang-tiang lampu patah,” katanya.
Selain itu ia juga menuturkan ornament gunungan yang terbuat dari besi dan aluminium di tengah jembatan juga berbahaya.
Karena pelapisnya mulai njeplok (tersingkap. Red) dan itu sangat berbahaya bagi pengendara dan pengguna jalan jika sewaktu waktu lepas dari kerangkanya.
Dani warga yang membuka warung di dekat Jembatan Kabanaran mengatakan, karena ia berjaga sampai larut makam maka setiap angina besar datang selalu control lokasi.
“Kami kawatir ada korban karena tertimpa tiang lampu ini atau terkena besi yang mengelupas dari ornament gunungan, monggo yang berwenang cek saja kondisinya,” ujarnya.
Ia tidak habis pikir ternyata material yang ada di Jembatan Kabanaran ini tidak sekuat yang dibayangkan warga, bahkan kondisinya seperti asal-asalan.
“Belum juga setahun kenapa sudah pada protol seperti ini. Besi-besinya itu berbahaya, yang digunungan ngelupas itu,” katanya.
Liputan : Suyono Sugondo



