Jakarta, Proliman News — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat mewaspadai potensi bahaya dari meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Lontaran material pijar dan batuan vulkanik menjadi ancaman paling krusial saat ini.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menyampaikan sejumlah poin utama terkait situasi terkini Gunung Anak Krakatau:
- Ancaman Utama: Potensi lontaran material/batu pijar, sebaran abu vulkanik, gas vulkanik konsentrasi tinggi, serta aliran material di sekitar kawah dan tubuh gunung.
- Risiko Kerusakan: Material erupsi berpotensi merusak infrastruktur atau peralatan di dekat pusat aktivitas vulkanik.
- Erupsi Tak Terprediksi: Waktu, besaran, maupun bentuk erupsi susulan belum dapat dipastikan secara akurat akibat karakter aktivitas gunung api yang fluktuatif.
Imbauan Keselamatan
Masyarakat dan wisatawan dilarang keras memasuki zona terlarang (radius bahaya) yang telah ditetapkan serta diimbau hanya merujuk pada informasi dan rekomendasi resmi Badan Geologi.
Liputan: Galang Andika Pratama



