Surabaya, Proliman News – Kabar terbaru dari operasi evakuasi ambruknya bangunan empat lantai dan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Senin (6/10/2025) malam ini, korban meninggal sebanyak 59 orang.
Tim SAR Gabungan masih fokus mencari sekitar 10 hingga 13 korban yang dilaporkan masih hilang dan diperkirakan terjebak di bagian tengah reruntuhan.
Operasi pencarian yang semula ditargetkan selesai hari ini, Senin (6/10/2025) diperpanjang hingga Selasa (7/10/2025), atau sampai seluruh korban yang hilang dapat ditemukan.
Tim masih berkonsentrasi pada pembersihan puing di area yang tersisa, terutama di sisi utara dan sektor selatan yang materialnya menimpa bangunan lama yang miring, sehingga memerlukan kehati-hatian ekstra.
Tim DVI Polda Jatim terus bekerja untuk mengidentifikasi jenazah dan potongan tubuh yang telah dievakuasi.
Tragedi ini disebut oleh BNPB sebagai bencana dengan korban jiwa terbanyak di tahun 2025 hingga saat ini.
Proses evakuasi masih berlangsung 24 jam non-stop. Jumlah korban masih bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Liputan : Reinaldy Dwi



