Kulon Progo, Proliman News – Harga lelang cabai di Pesisir Selatan Kulon Progo, Rabu (4/6/2025 ) malam ini merosot drastis hingga mencapai Rp 10.000 per kilogram.
Atau anjlog sangat dalam dibanding dua hari sebelumnya yang mencapai harga Rp 25.000.
Tercatat, harga lelang cabai di Pesisir Selatan Kulon Progo, Senin ( 2/6/2025) mencapai harga Rp 25.000 per kilogram, lalu Selasa (3/6/2025) menurun ke angka Rp 18.000 per kilogram.
Sementara malam ini volume cabai panen petani yang masuk pool lelang total mencapai 22 ton lebih, atau sama dengan volume sehari sebelumnya.
Anjlognya harga lelang cabai ini tentu membuat petani tidak bisa tersenyum riang karena mereka berharap harga lelang sampai seminggu ke depan berada di harga Rp 25.000 per kilogram.
Karena kondisi cabai hasil panen mereka sekarang ini dalam kondisi super. Bahkan sejumlah lahan hari ini merupakan awal panen, atau hari petik kedua.
“Kenapa anjlog, kemungkinan karena semua pasar sepi jelang Hari Raya Idul Adha,”ujar Edy Yulianto, salah seorang petani milenial.
Sementara, Ketua Kelompok Petani Cabai Gisik Pranaji, Bugel, Sukarman, melalui pesang singkatnya hanya memberi tahu bahwa harga lelang malam ini terun bebas.
“Sekarang terjun bebas, Rp 10.000,” tulisnya singkat.
Ketika ditanya faktor apa yang membuat harga lelang anjlog ia tidak bisa menguraikan.
“Aku tidak tahu itu,” tulisnya pendek.
Yang pasti jika harga lelang terus merosot sampai jauh dibawah angka Rp 10.000 per kilogram, kemungkinan para petani akan segera mengambil sikap.
Karena dengan harga sebesar itu, petani menderita kerugian besar jauh dari harga standar produksi yakni sebesar Rp 21.000 per kilogram.
Liputan : Suyono Sugondo



