Grobongan, Proliman News – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus bekerja keras melakukan rekayasa agar jalur kereta apil Semarang – Surabaya segera bisa dilalui.
Namun karena terpaan banjir masih cukup kuat, usaha mereka hingga saat ini belum membuahkan hasil maksimal.
Sehingga perjalanan Kereta Api (KA) dari Semarang – Surabaya atau sebaliknya belum bisa melintas normal dan aman di wilayah Gubug, Grobogan, Jawa Tengah.
Ini terutama karena rel amblas di kilometer 32-5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Diketahui sejak Selasa (21/1/2025) pukul 08.30 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang membatalkan 2 perjalanan KA, karena rel diterjang banjir di Kilometer 32+5/7, antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan.
PT KAI Daop 4 Semarang telah melakukan upaya penanganan dalam mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif, agar jalur dapat segera digunakan kembali.
Untuk kelancaran operasional dan keselamatan, dilakukan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute perjalanan.
“KAI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan perjalanan KA, imbas dari luapan air yang terjadi saat ini”, ujar Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daerah Operasi 4 Semarang.
Informasi dari PT KAI pasca luapan air di kilometer 27+8/9 petak jalan Stasiun Gubug-Tegowanu, Kabupaten Grobogan yang sebelumnya jalur hilir tidak dapat dilalui, saat ini sudah dapat dilalui dengan kecepatan yang diizinkan.
Di titik tertentu, terdapat luapan air di kilometer 32+6/7 petak jalan Stasiun Karangjati-Gubug, Kabupaten Grobogan. Akibat kondisi ini, jalur hilir di petak jalan tersebut belum dapat dilalui kereta api.
Sedangkan jalur hulu normal dilalui oleh kereta api. Kendala ini menyebabkan beberapa perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, antara lain: 1. Kereta Api Argo Bromo Anggrek (3) rute Surabaya Pasar Turi-Gambir keterlambatan ± 11 menit.
2. Kereta Api Blambangan Ekspres (185) rute Ketapang-Pasar Senen keterlambatan ± 18 menit.
3. Kereta Api Dharmawangsa Ekspres (131) rute Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen keterlambatan ± 15 menit.
4. Kereta Api Kertajaya (219) rute Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen keterlambatan ± 19 menit.
“ Kami memohon maaf atas kendala yang terjadi, sehingga menimbulkan keterlambatan pada perjalanan kereta api hari ini,” ujar Franoto.
Liputan : Suyono Sugondo



