Grobogan, Proliman News – Sedikitnya 20 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terendam Banjir Grobogan akibat jebolnya sejumlah tanggul di Sungai Tuntang.
Ada lima titik tanggul yang jebol kali ini, sehingga air bah menggelontor dan menggenangi pemukiman warga serta menutup akses jalan.
“Total yang terdampak untuk sementara ada 20 desa yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Grobogan,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Grobogan Masrikan.
Dari 20 desa yang terdampak itu, dua desa diantaranya warganya diungsikan. Yakni Desa Kalongan dan Karanganyar.
Warga Desa Kalongan mengungsi di GOR Desa Raji sedangkan warga Desa Karanganyar mengungsi di BPBD Grobogan.
Jumlah warga yang mengungsi ada 54 orang, sekitar 50 orang diantaranya mengungsi di Gelanggang Olahraga (GOR) Desar Raji.
Selain menggenangi rumah warga, akses Jalan Gubuk-Godong terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.
Demikian juga di Jalan Purwodadi-Semarang juga tergenang banjir akibat melimpasnya air Sungai Tuntang.
BPBD bersama sejumlah pihak terjun langsung ke lapangan untuk melakukan langkah penanganan, terutama evakuasi warga yang rumahnya tidak bisa ditempati karena tergenang.
Tujuh kecamatan yang tergenang banjir, yakni Toroh, Purwodadi, Grobogan, Karangrayung, Kedungjati, Gubug, dan Tawangharjo dengan ketinggian air mencapai 20-60 sentimeter.
Selain mengakibatkan puluhan hektare sawah terendam banjir, perkampungan penduduk dan jalan raya juga kebanjiran hingga lalu lintas terganggu.
Jajan penghubung antardesa serta kecamatan terputus, bahkan banjir ini juga mengakibatkan perjalanan kereta api terganggu.
Liputan : Suyono Sugondo



