Semarang, Proliman News – Ketinggian genangan banjir di Jalur Pantura Kaligawe Semarang – Demak Jawa Tengah terus meningkat.
Sampai malam ini Sabtu (25/10/2025) rata-rata ketinggian genangan banjir mencapau 70 – 80 centimeter atau nyaris hampir satu meter.
Akibat terus meningkatnya genangan banjir yang melanda kawasan ini seluruh jenis kendaraan tidak bisa melaju.
Terlihat di sejumlah ruas Jalur Pantura sepanjang Kaligawe Semarang – Sayung Demak terdapat puluhan bahkan ratusan kendaraan mogok di tengah jalan karena mesin matyi terendan banjir.
Sementara truk-truk besar dari arah Jakarta terpaksa parker di pinggir jalan sambil menunggu kondisi banjir surut untuk kemudian melaju menuju Surabaya.
Sedang mobil-mobil kecil tidak ada yang berani melintasi Jalur Pantura di sepanjang ruas ini dan memilih mencari jalur alternatif.
Akibat banjir yang semakin meninggi aktivitas warga berhenti total. Mereka hanya bisa pasrah apa yang bakal terjadi besuk.
Karena keluhan mereka selama empat hari ini juga tidak segera mendapat respon pemerintah, diantaranya pengerahan pompa air dan perahu karet.
Warga mengaku memaklumi pusingnya para pejabat baik di Kota Semarang, Kabupaten Demak maupun Provinsi Jateng, karena pengerahan pompa air dirasa tidak efektif untuk mengatasi banjir di Jalur Pantura ini.
Sementara perahu karet kemungkinan jumlahnya terbatas sehingga tidak mungkin setiap tempat ada perahu karet siaga di tempat.
“Kita pasar saja, kita sama-sama lelah memikirkan banjir setiap kali banjir dating seperti ini,” kata Muhtar warga Sayung.
Liputan : Suyono Sugondo



