Kulon Progo, Proliman News – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jogoyudan, sebagai fasilitas penghubung aman antara wilayah utara dan selatan jalur rel kereta api di Kapanewon Wates.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Agung Setyawan disertai peninjauan dari kedua sisi jembatan, Senin (22/12/2025)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Didik Wijanarko menjelaskan, pembangunan JPO Jogoyudan berlangsung selama satu tahun dengan total anggaran Rp 9,86 miliar yang bersumber dari APBD Kulon Progo.
Anggaran tersebut mencakup pembebasan lahan seluas 125 meter persegi, pembangunan tahap I, serta pembangunan tahap II.
JPO ini memiliki panjang koridor 47,5 meter, lebar 2 meter, dan tinggi ruang bebas 6,5 meter di atas rel kereta api.
Terlihat sampai Senin (22/12/2025) sore tadi tidak banyak warga masyarakat yang menggunakan JPO ini karena memang tidak banyak arus pejalan kaki di sisi selatan maupun utara JPO.
Sisi selatan adalah jalan raya yang padat kendaraan sedang di sisi utara merupakan komplek Pemda Kulon Progo serta kawasan Alun-alun Wates lebih banyak pengendara motor atau mobil untuk berbagai urusan.
Sejauh ini JPO sepertinya lebih banyak digunakan sebagai latar foto selfie warga dan diunggah di media sosial.
“Nggak tahu ya kalau pagi mungkin ada yang menggunakan, para pelari pagi dari kampung Jogoyudan ke Alun-alun Wates. Kalau siang dan sore tidak terlihat ada yang melintas, utara selatan ini kan jalur cepat,” kata Marsono warga setempat ketika diminta konfirmasinya.
Liputan : Anung Marganto/Rendy Satrio



