Jembatan Srandakan Lama Kembali Ambrol Senin Malam Kini Terbelah Menjadi Tiga Bagian

Jembatan Srandakan lama yang melintang dari Brosot Kulon Progo – Srandakan Bantul, kembali ambrol Senin (17/2/2025) malam.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Jembatan Srandakan lama yang melintang dari Brosot Kulon Progo – Srandakan Bantul, kembali ambrol Senin (17/2/2025) malam.

Sehingga jembatan terpanjang di Jawa itu, yang dibangun tahun 1925 tersebut kini terbelah menjadi tiga bagian.

Ambrolnya Jembatan Srandakan lama tersebut semalam karena derasnya arus air Sungai Progo, akibat hujan deras sejak sore hari.

Postur Jembatan Srandakan lama kini tersisa sisi timur dan barat dan bagian tengah dengan 6 kaki jembatan masih tertancap.

Namun diperkirakan, bagian tengah jembatan yang kini masih berdiri itu dua atau tiga hari lagi akan ambrol juga jika digelontor banjir  Sungai Progo.

Akibat banjir kini banyak pulau-pulau kecil di tengah sungai yang hilang karena tergerus derasnya air sungai.

Diperkirakan, jika pulau yang kini masih terlihat kokoh diutara Jembatan Srandakan lama tergerus air, atau hilang, maka Jembatan Srandakan baru dalam bahaya.

Sementara pembangunan kembali cekdam di selatan Jembatan Srandakan baru yang ambrol dua minggu lalu kini baru dimulai.

Pengamat mengatakan, jika pulau yang mendampingi Jembatan Srandakan lama itu ambrol tergerus banjir pembangunan cekdam groundsil di selatan Jembatan Srandakan baru akan terganggu.

“Kemungkinan cekdam groundsil Jembatan Srandakan baru gagal dibangun jika pulau-pulau kecil di utara Jembatan Srandakan lama hilang dan arus air besar menggelontor keras dari utara,” ujar Agus Riyanto pengamat jembatan, Selasa (18/2/2025).

BACA JUGA  Eko Suwanto: Mari Dukung Aparat Hukum Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak di Daycare Aresha

Ini kemungkinan terburuk akibat penambangan pasir yang menggila disepanjang Sungai Progo selama 7 tahun terakhir, baik yang legal maupun ilegal.

Sementara kondisi Jembatan Srandakan baru mengkawatirkan jika cekdam groundsil gagal dibangun akibat derasnya arus air Sungai Progo.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *