Kejurkab Tenis Meja Antar Klub di Kulon Progo 2026 Digelar di PTM Anugrah Panjatan Minggu Kemarin

Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kulon Progo menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tenis Meja Antar Klub Tahun 2026 di PTM Anugrah, Panjatan, Sabtu (11/1/2026). (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kulon Progo menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tenis Meja Antar Klub Tahun 2026 di PTM Anugrah, Panjatan, Minggu (11/1/2026).

Kejuaraan ini menjadi agenda pembuka pembinaan olahraga prestasi di Kulon Progo pada awal tahun 2026.

Kejurkab diikuti 12 klub tenis meja dengan 14 regu sistem beregu, melibatkan 96 atlet.

Setiap regu diwajibkan menurunkan minimal lima pemain serta menyertakan sekurang-kurangnya satu atlet berusia di bawah 20 tahun sebagai bagian dari strategi regenerasi atlet.

Ketua KONI Kulon Progo Hamam Mutaqin yang hadir dalam pembukaan kejuaraan menyampaikan apresiasi kepada PTMSI Kulon Progo atas konsistensinya menggelar kompetisi sejak awal tahun.

Ia menegaskan pentingnya kompetisi berjenjang sebagai fondasi pembentukan mental juara atlet, khususnya dalam menghadapi PORDA DIY 2027, di mana Kulon Progo akan bertindak sebagai tuan rumah.

“Menjadi tuan rumah harus diiringi dengan target prestasi. Atlet tidak cukup hanya berpartisipasi, tetapi harus memiliki keyakinan dan mental untuk menang,” ujar Hamam.

Hamam juga menyampaikan bahwa KONI Kulon Progo menargetkan seluruh cabang olahraga dapat berpartisipasi dalam PORDA 2027.

Selain dukungan dana rutin dan program pemusatan latihan kabupaten (puslatkab), KONI akan mendorong kerja sama lintas lembaga dan dunia usaha melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Balogun Cetak Brace, Amerika Serikat Gilas Paraguay 4-1 di Los Angeles

Wakil Ketua Umum Pengda PTMSI DIY Bidang Pembinaan Prestasi Sigit menyatakan bahwa pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, konsistensi latihan dan frekuensi pertandingan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing atlet menuju PORDA 2027.

Sementara itu, Ketua PTMSI Kulon Progo Achmad Sobari menjelaskan bahwa Kejurkab 2026 dirancang sebagai tahap awal penjaringan atlet muda potensial.

“Kami ingin memastikan regenerasi berjalan. Kewajiban memasukkan atlet usia di bawah 20 tahun adalah bagian dari strategi jangka panjang,” kata Sobari.

Ia menambahkan, PTMSI Kulon Progo berkomitmen merealisasikan seluruh program pembinaan tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan prestasi tenis meja daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Liputan : Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *