Temanggung, Proliman News – Bencana kekeringan akibat musim kemarau di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, kian meluas. Hingga Jumat (11/9/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat tercatat telah mendistribusikan sedikitnya 142 tangki air bersih kepada masyarakat terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengonfirmasi adanya perluasan wilayah kekeringan seiring masuknya permohonan bantuan baru dari dua wilayah, yakni Desa Ngropoh dan Dusun Tanjungsari (Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan).
“Jika kondisi tanpa hujan ini berlanjut hingga awal Oktober 2026, kemungkinan besar jumlah wilayah maupun masyarakat penerima manfaat air bersih akan terus bertambah,” ujar Totok.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Temanggung telah mengamankan dukungan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Alokasi dana tersebut diproyeksikan mampu mencakup biaya distribusi untuk sekitar 200 tangki air bersih tambahan.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan agar distribusi bantuan air bersih dapat tersalurkan secara cepat dan sesuai kebutuhan warga.
Liputan: Galang Andika Pratama



