Kulon Progo, Proliman News — Pada hari Jumat tanggal 24 April 2026 pukul 16.30 Wib terjadi penemuan mayat tanpa identititas berjenis kelamin perempuan dan dengan kondisi sudah rusak.
Lokasi penemuan mayat tersebut beradi dialiran Kali Ngrowo dengan alamat Padukuhan Nglatiyan I RT 04 RW 01, Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo.
Penemuan mayat tersebut pertama kali oleh Suherlan, warga Padukuhan Taruban Wetan RT 26 RW 13, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo yang sedang mencari lokasi memancing sekitar pukul 16.30 WIB.
Lokasi penemuan mayat memiliki kedalaman lebih kurang 2 meter dan lebar sekitar lebih kurang 10 meter.
Selanjutnya jenazah dievakuasi oleh PMI dan Relawan untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Wates
Saksi – saksi Suherlan, Laki – laki alamat Padukuhan Taruban Wetan RT 26 RW 13, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo.
Karmin laki-laki, warga Taruban Wetan RT 28 RW 14, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Korban kemudian diketahui bernama DA ( 44 ) jenis kelamin perempuan warga, Kantongan, Sewugalur, Galur, Kulon Progo.
Ia telah pergi tanpa pesan sejak dua hari sebelumnya dan telah pasang pengumuman di beberapa media sosial.
Setelah dibawa ke RSUD Wates untuk dilakukan otopsi korban kemudain dibawa ke rumah duka di Kantongan, Sewugalur, Kulon Progo pukul 06.30 pagi tadi.
Menurut keterangan tetangga korban, DA selama ini kerja di laundry Timur BPD Mangiran, Bantul,
Pada hari Rabu (22/4/2026) pukul 14.00 WIB minta izin keluar sebentar. Tas dompet jaket dan helm korban masih ada di tempat kerja.
Korban pergi hanya membawa hp naik motor dengan sandal jepit. Tetapi sampai malam ia tidak kembali, dan tidak pulang. Lalu dibuatlah laporan orang hilang ke polisi.
“Tadi malam menelpon RSUD untuk meyakinkan apakah mayat yang ditemukan tersebut DA apa bukan, ternyata bener identitasnya,” ujar Norma (bukan nama sebenarnya) tetangga korban.
Kematian korban ini yang masih menjadi perbincangan tetangga, apakah korban meninggal kecelakaan atau karena penganiayaan ?
Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko kepada pers mengatakan dugaan pembunuhan ini terungkap setelah polisi menangkap B (28) laki-laki, warga Nglatihan, Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo.
Kepada Proliman News warga sekitar rumah tinggal B di Nglatiyan, Ngentakrejo, Kulon Progo menyatakan tidak percaya bahwa yang melakukan pembunuhan atas DA (44) adalah B lelaki yang dikenal tidak banyak ulah ini.
Tetapi bahwa B memiliki hubunbgan dengan DA (44) banyak warga mengetahuinya, karena mereka sering bertemu di tempat DA kerja.
“Lelaki ini jualan ayam di dekat laundry tempat kerja DA itu, maka wajar jika saling terpesona,” kata Sunarto memberitahu.
Tetapi tidak percaya kalau B bisa seberani itu, membunuh kekasihnya dan membuangnya ke Kali Ngrowo.
Apa penyebab keduanya bercekcok hingga berakhir dengan tindak pembunuhan belum ada keterangan pasti baik polisi maupun warga.
Liputan : Suyono Sugondo



