Ketua Dewan Suro PKB Kulon Progo Noor Harish: Kulon Progo Belum Disiapkan Menjadi Kota Maju

“Namun sepertinya hingga kini Kulon Progo belum mensyukurinya, karena belum menyambutnya dengan merancang kota modern,”kata Noor Harish Ketua Dewan Syuro PKB Kulon Progo, Rabu (23/7/2025).(foto/dok)

Kulon Progo, Proliman News – Kulon Progo beruntung karena dapat limpahan proyek nasional banyak sekali. Seperti Bandara YIA, tol, JJLS, Kereta Bandara, Embarkasi Haji dan KPSN Borobudur.

Kulon Progo  juga dapat irisan dari pelebaran ringrood Jogja tahap 2 di Dekso dan Sentolo.

“Namun sepertinya hingga kini Kulon Progo belum mensyukurinya, karena belum menyambutnya  dengan merancang kota modern,”kata Noor Harish Ketua Dewan Syuro PKB Kulon Progo, Rabu (23/7/2025).

Selain itu juga belum ada koneksitas sistemik transportasi antara pasar, pusat pemerintahan bahkan antar kawasan wisata. Lembaga pendidikan mayoritas jauh dari unggulan dan birokrasi belum melayani dengan cepat dan smart.

“Ini salah satu poin yang mengemuka dalam resepsi Harlah PKB ke-27 di kantor DPC PKB Kulon Progo, malam ini, “ ujarnya.

Hadir pengurus PCNU Kulon Progo dan banomnya, Kabag Kesra dan para undangan lainnya.

Tema Harlah “Indonesia Produktif” sangat tepat karena menjadi jawaban atas realita daya beli yang drop, PHK Dimana-mana dan naiknya harga berbagai barang di pasaran.

Indonesia Produktif memerlukan keberanian, terus belajar dan kerjasama semua pihak.

Kulon Progo berpotensi produktif dengan kepemimpinan  Bupati/Wabup yang relatif muda, pekerja keras dan tidak tersandera dosa masa lalu.

Kulon Progo produktif  bisa dipercepat dengan keterlibatan maksimal masyarakat dan ketersediaan belanja modal APBD Kulon Progo.

“Coba ada kajian belanja modal APBD menjadi 25% dari total belanja,” ujarnya.

BACA JUGA  Warga Kulon Progo Utara Puluhan Tahun Meminta Mendesak Agar Ada Rumah Sakit Besar, Tetapi Pemda Cuek !

Hasil Musrenbang Kulon Progo pasti Rp 1 triliun lebih ditambah pokir dewan Rp 200 miliar. Kalau belanja modal Kulon Progo  hanya Rp 170 miliar, bisa dikatakan APBD abai.

Karena memang Kulon Progo tidak disiapkan menjadi kota maju, sebagaimana Impian 400 ribu warganya yang berusia dewasa.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *