Ketua IBGL : Semua Balon Bupati Harus Bisa Menjawab, Kenapa Seluruh Akses Jalan di Kita Dibiarkan Hancur ?

“Bukan hanya di Galur – Lendah, tetapi juga di semua wilayah Kulon Progo, seperti Kokap, itu parah banget, Pengasih, Girimulyo, Samigaluh, itu seperti hidup di pemukiman pedalaman Papua, ayuk terabatas dari Pripih, Sangon, Kalirejo, sampai Kalirejo Magelang, kita akan saksikan betapa selama beberapa kali Pilkada tidak mengahsilkan apa-apa,” katanya. (foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Bagaimana mungkin Kabupaten Kulon Progo maju ( maju secara ekonomi, red ) kalau semua akses jalan di wilayah ini buruk.

“Bukan hanya buruk, tidak layak pakai. Itu hal pertama yang harus kami suarakan kepada para calon bupati – wakil bupati yang bakal maju Pilkada Kulon Progo 2024, “ kata Ketua Info Berita Galur – Lendah (IBGL) Nanang Anggraita.

Pasti semua sepakat kalau akses jalan itu menjadi kunci sukses perekonomian, ujar Nanang Anggraita, ketika ditemui Kamis (4/4/2024) di Markas IBGL.

“Kalau semua orang sepakat jalan itu menjadi kunci berkembangnya perekonomian, kenapa pemimpin di Kulon Progo ini tidak membuat prioritas pembangunan se;luruh akses jalan, dari jalan desa hingga jalan kabupaten. Kenapa ?” katanya.

Pertanyaan ini harus dijawab. Terutama para kandidat calon bupati – wakil bupati harus bisa menjawab pertanyaan ini, tegas Nanang Anggraita.

“Sekali lagi, saya ulangi, kalau semua kita sepakat aksesjalan itu menjadi kunci utama berkembangnya perekonomian, kenapa insfrastruktur jalan di wilayah kita ini tidak menjadi prioritas pembangunan? “ ujarnyanya.

Ada apa sebenarnya ? Tidak inginhkah masyarakat Kulon Progo meningkat pendapatannya, meningkat perekonomiannya, membaik taraf kehidupannya ?

“Kenapa bukan pembangunan seluruh akses jalan yang didahulukan, sebelum taman, properti wisata, berbagai aksesories perwilayahan seperti tugu, gapura, atau sejenisnya. Kenapa bukan fokus pada perbaikan seluruh akses jalan?” katanya lagi.

BACA JUGA  KDKMP Campurejo Dibangun di Lokasi Strategis, Tepat di Gerbang Basecamp Pendakian Gunung Prahu

Kejengkelan Nanang Anggraita bisa dipahami, karena kenyataannya memang beberapa periode kepemimpinan di Kulon Progo tidak ada yang menggagas sektor ini sebagai prioritas.

Bahkan banyak jalan desa dan jalan kabupaten kondisinya bosok dan dibiarkan bertahun-tahun terbengkelai tanpa perhatin.

“Bukan hanya di Galur – Lendah, tetapi juga di semua wilayah Kulon Progo, seperti Kokap, itu parah banget, Pengasih, Girimulyo, Samigaluh, itu seperti hidup di pemukiman pedalaman Papua, ayuk terabatas dari Pripih, Sangon, Kalirejo, sampai Kalirejo Magelang, kita akan saksikan betapa selama beberapa kali Pilkada tidak mengahsilkan apa-apa,” katanya.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *