Kulon Progo, Proliman News – Beredar kabar koalisi besar tujuh partai jelang Pilkada Kulon Progo 2024, diambang pecah.
Empat partai sepakat mengusung calon bupati H. Marija, ST, yakni Partai Nasdem, PPP, PKS dan Gerindra.
Sementara tiga partai lainnya, hingga saat ini belum menentukan sikap karena menunggu perintah DPP masing-masing.
Kita tahu PAN baru saja menyelesaikan konsolidasi di 12 cabang dengan menghadirkan calon bupati H. Akhmad Basuki, ST.
Apakah dengan demikian PAN telah mendeklarasikan diri sebagai pengsung Akhmad Basuki, ST dan tidak lagi berada di dalam koalisi?
“Sesuai pasal-pasal dalam koalisi, nama calon bupati-wakil bupati itu dibahas bersama,” ujar Sekretaris PAN Kulon Progo Upiyo Al Hasan.
Nah sampai hari ini belum ada fokus pembahasan nama calon dalam koalisi 7 partai tersebut.
“Sampai hari ini belum ada fokus pembahasan nama calon bupati-wakil bupati. Dinamikanya seperti apa, kita ikuti saja,”ujar Sekretaris PAN Kulon Progo Upiyo Al Hasan.
Sementara, PKB juga masih tetap berpedoman pada keputusan Tim 9 yang menyatakan mengusung H. Akhmad Basuki, ST.
“Namun kami masih menunggu fatwa DPP PKB. Tim 9 memang mengusulkan Akhmad Basuki, ST. Namun fatwa DPP menjadi pedoman kami untuk mengusung siapa,” ujar Ketua DPC PKB Kulon Progo, Kiai Shihabudin.
Sementara Golkar ketika diminta konfirmasinya, apakah akan terus bersama mengusung H. Marija, ST atau bersama PKB dan PAN mengusung Akhmad Basuki, ST ?
Pelaksana Harian Partai Golkar Kulon Prog, Umar Maksum secara diplomatis menyatakan, hingga saat ini Partai Golkar Kulon Progo belum menentukan nama bacabup yang akan diusung.
Selain soal nama, Partai Golkar juga masih terbuka untuk berkoalisi dengan partai manapun.
Hal ini diungkapkan oleh Umar Maksum, Minggu malam (28/7/2024) ketika dimintai keterangannya melalui aplikasi pesan WA.
“Golkar belum putuskan nama. Koalisi masih memungkinkan dengan parpol manapun,” ungkapnya
Seperti diketahui, selama ini Partai Golkar Kulon Progo tergabung dalam koalisi besar (KKM) bersama partai-partai yang lain.
Versi Umar Maksum dalam koalisi tersebut memang sudah 3 partai yang siap mengusung salah satu nama cabup (H. Marija, ST). Yakni Gerindra, Nasdem dan PPP.
Tetapi keempatnya juga masih menunggu keputusan DPP partai masing-masing.
Maka sampai saat ini nama calon yang akan diusung oleh koalisi besar belum putus.
Masih menunggu beberapa partai lagi (diantaranya Golkar, PKB, PKS dan PAN) untuk bisa menerima nama cabup yang akan diusung nantinya.
Serta menunggu keputusan DPP partai masing-masing partai karena tentu semua partai tunduk kepada perintah DPP.
Walaupun begitu, menurut Umar Maksum bahwa koalisi partai masih tetap rukun.
“Masih seperti dulu,” jawabnya diplomatis ketika dimintai keterangan tentang perkembangan koalisi partai (KKM).
Liputan : Hari Sutanto / Suyono Sugondo



