Klaten dan Sekitarnya Termasuk DIY Tetap Dipantau KPK Diduga Korupsi Proyek dan Revitalisasi Sekolah

Menurut informasi, KPK juga sedang mengincar para pencuri uang rakyat di wilayah DIY terkait proyek dan modus pengumpulan dana dari ratusan proyek dan program revitalisasi sekolah.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT).

Kali ini diduga menyasar kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yakni Kabupaten Klaten.

Kamis, 15 Oktober 2026, KPK menggelar OTT di wilayah Kabupaten Klaten, dan menangkap tangan Bupati Klaten bersama Petugas BKP Jateng serta 8 orang lainnya.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, langsung dibawa ke KPK Jakarta dengan barang buktiu uang Rp 1 Miliar.

Menurut informasi, KPK juga sedang mengincar para pencuri uang rakyat di wilayah DIY terkait proyek dan modus pengumpulan dana dari ratusan proyek dan program revitalisasi sekolah.

Namun belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Klaten dan sekitarnya ini.

Sebelumnya pada Selasa, 13 Oktober 2026, KPK melakukan OTT terhadap pejabat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dari OTT terkait dugaan tindak pidana korupsi dana siap pakai (DSP) kebencanaan di BNPB itu, KPK menetapkan lima orang tersangka, yakni Gabriel Purwaka Sigit selaku Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bima Setiawan selaku tenaga ahli sekaligus adik Suharyanto, Richard Erlangga selaku tenaga ahli Suharyanto, serta dua pihak swasta, Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarian.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Tim SSB HW Kulon Progo Pagi Ini Berangkat ke Bandung untuk Berlaga di Sepakbola Dunia Anak Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *