Kloter 8 YIA Memang Istimewa, Liputan Langsung Ibadah Haji Langsung Dilaporkan Oleh Jamaah

Ketua Kloter 8 YIA, Samanto menyampaikan bahwa kloternya istimewa, karena 100 % jamaahnya dari KBIHU Aisyiah (foto/dok)

Arab Saudi, Proliman News – Sejumlah jamaah Haji melaporkan dari Arab Saudi bahwa seluruh kegiatan berjalan lancar.

Salah satunya dari Tri Suyutiyanto, Ketua Rombongan (Karom) 4 melaporkan, bahwa Kloter 8 YIA memang istimewa.

Ketua Kloter 8 YIA, Samanto menyampaikan bahwa kloternya istimewa, karena 100 % jamaahnya dari KBIHU Aisyiah dan lebih istimewa lagi karena dilepas oleh Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia, Gus Irfan.

Meskipun pada saat keberangkatan tidak bisa full 100 %. Dari yang seharusnya 360, hanya terbang 357. Satu jamaah gagal berangkat karena status kesehatan ditinjau kembali dan dinyatakan tidak istithoah.

Dua jamaah ditunda keberangkatan karena faktor kesehatan yang membutuhkan threatmen.

Diberangkatkan dari Bandara YIA pada tanggal 01 Mei 2026, mereka berada di Madinah selama 9 hari, sehingga sebagian besar jamaah bisa melaksanakan Sholat Arbain full 40 waktu tanpa putus.

Memang ada beberapa yang tidak full karena berbagai hal antara lain sakit, menunggui yang sakit dan ada juga yang karena datang bulan.

Tanggal 10 Mei jamaah  diberangkatkan ke Makah untuk melanjutkan ibadah umroh wajib. Perjalanam berhenti di Bir Ali untuk sholat sunah umroh dan dilanjutkan melafalkan niat umroh.

Sampai di hotel Al Zaeer Al Akhyar jalan Ibrahim al Kholil No 804 jamaah disarankan istirahat di hotel termasuk sholat di masjid hotel.

Malamnya mulai pukul 21.30 secara bergiliran per rombongan berangkat ke masjidil haram untuk melaksanakan umroh wajib.

BACA JUGA  Dua Dekade Forum Rohis Kulon Progo, Momentum Tebar Manfaat

Jamaah menggunakan Bus Sholawat No 18. Sepanjang perjalanan diisi dengan talbiah.

Rangkaian umroh diawali dengan thowaf mengelilingi ka’bah berlainan dengan arah jarum jam, dimulai dari rukun/sujut hajar aswad, pundak kiri diarah ka’bah sampai dengan hajar aswad lagi dihitung 1 putaran dan seterusnya.

Selesai 7 putaran dilanjutkan sholat sunah 2 rokaat dibelakang Makom Ibrarim. Kemudian dilanjutkan minum air zam zam sambil berdiri menghadap ka’bah 3 x teguk/3 x nafas.

Selanjutnya sa’i selama 7 x dimulai dari Bukit Sofa ke Marwa dihitung 1 x demikian juga dari bukit Marwa ke Sofa dihitung 1 x.

Demikian sehingga berakhir di Bukit Marwa. Dan diakhiri tahalul ato potong rambut.

Untuk laki laki tidak boleh sampai gundul/plothos. Sedangkan untuk perempuan paling sedikit memotong 3 helai rambut.

Umroh selesai pukul 02.30 dinihari dan kembali ke hotel. Malam hari berikutnya dilanjutkan untuk mengantarkan bapak ibu yang berkursi roda, lansia dan risti yang keseluruhannya berjumlah 20 an.

Demikian Tri Suyutiyanto Ketua Rombongan 4 melaporkan.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *