Koperasi Desa Merah Putih Itu Penggerak Ekonomi Pedesaan Modalnya Dari Pemerintah dan Bank

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan, permodalan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih selain dari anggota dan simpanan wajib, juga dari pemerintah dan Bank Himbara (Himpunan Bank Negara).(foto/ist)

Semarang, Proliman News – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan, permodalan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih selain dari anggota dan simpanan wajib, juga dari pemerintah dan Bank Himbara (Himpunan Bank Negara).

“Demi menggerakkan ekonomi atau usaha Koperasi Desa Merah Putih, tentu Bank Jateng, BRI, BNI, maupun bank lain yang masuk kategori Bank Himbara juga akan turut memberikan pinjaman modal,” ujarnya.

Menkop, mengatakan hal itu saat mengunjungi Desa Kapung, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, di aula Balai Desa Kapung, Selasa (6/5/2025).

Pinjaman yang nantinya diberikan kepada Kopdes Merah Putih, dengan skema pinjaman bunga sangat kecil dan tenor lama serta tidak memberatkan.

Kementerian nantinya juga akan turun langsung ke masing-masing Kopdes Merah Putih untuk membantu pembentukan unit usaha, mulai dari penyediaan pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian (alsintan), minyak goreng, dan sebagainya.

Nantinya, Kopdes Merah Putih tersebut akan menjadi arus utama baru ekonomi di pedesaan untuk mewujudkan keadilan ekonomi di Tanah Air.

“Kita akan melakukan percepatan pembentukan Koperasi Desa di Tanah Air. Dalam sambutannya Bupati Grobogan juga menyebutkan tanggal 16 Mei 2025 seluruh Desa di kota ini melaksanakan musyawarah desa khusus,” ujarnya.

Setelah terbentuk Kopdes Merah Putih, dia berharap secepatnya dilakukan pembangunan dan pengoperasian Kopdes Merah Putih di seluruh Kabupaten Grobogan dan juga di Jawa Tengah dan Indonesia.

BACA JUGA  Nenek Parjinem: Ketua BUKP Galur Utang Saya Rp 30 Jt, Saya Punya Deposito Rp 100 Jt dan Simpanan Rp 15 Jt, Zonk Semua !

Menurut dia, masyarakat antusias dengan terbentuknya Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia karena betul-betul menyentuh kepentingan warga desa dalam mendapatkan elpiji, beras, minyak goreng dan juga kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya.

“Koperasi ini harus menggerakkan dan melibatkan seluruh potensi yang ada, termasuk sumber daya manusianya juga akan melibatkan banyak orang,” ujarnya.

Ia memastikan akan terbuka lowongan kerja hingga 2 juta lapangan kerja, jika setiap Kopdes Merah Putih membutuhkan 25 orang sedangkan nantinya diperkirakan hingga 80.000 Kopdes Merah Putih.

Bupati Grobogan Setyo Hadi mengungkapkan bahwa hingga 5 Mei 2025 sudah ada 15 desa yang melaksanakan musyawarah desa khusus pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

“Komitmen kami tanggal 16 Mei 2025 sebanyak 273 desa dan tujuh kelurahan sudah membentuk Kopdes Merah Putih,” ujarnya pula.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, menegaskan pinjaman untuk Koperasi Merah Putih suku bunganya tidak akan memberatkan. Pihak perbankan sedang menyusun berapa besarannya.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *