Surabaya, Proliman News – Berdasarkan data dan perkembangan terkini hingga Kamis ( 2 /10/ 2025) sore, total korban yang meninggal dunia akibat ambruknya gedung empat lantai dan musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, berjumlah 5 orang.
Angka ini merupakan akumulasi dari temuan korban sejak hari pertama kejadian hingga berakhirnya masa Golden Time (72 jam) pada Kamis sore.
Sehingga total korban tercatat meninggal dunia 5 orang santri, selamat (luka-luka) ± 103 orang, masih dalam Pencarian ±59 orang (perkiraan).
Proses pencarian saat ini dilanjutkan menggunakan alat berat (eskavator dan crane) untuk mengangkat puing-puing besar, dengan harapan dapat menemukan santri yang masih terperangkap.
Berdasarkan data terakhir yang dirilis oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur dan berbagai sumber per total ada 5 santri yang dipastikan meninggal dunia dan telah teridentifikasi.
Berikut adalah nama-nama santri korban meninggal dalam tragedi ambruknya musala Ponpes Al Khoziny:
1. Maulana Alfan Ibrahimavic
* Usia: 13 tahun
* Asal: Pabean Cantian, Surabaya
2. Muhammad Mashudulhaq
* Usia: 14 tahun
* Asal: Dukuh Pakis, Surabaya
3. Muhammad Soleh
* Usia: 22 tahun
* Asal: Tanjung Pandan, Bangka Belitung
* Rafi Catur Okta Mulya
4. Pamungkas
* Usia: 17 tahun
* Asal: Putat Jaya, Surabaya
5. Moch. Agus Ubaidillah
* Usia: 14 tahun
* Asal: Morokrembangan, Surabaya
Kelima jenazah tersebut telah berhasil diidentifikasi, dan sebagian besar sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Liputan : Reinaldy Dwi



