Kulon Progo, Proliman News – Lima truk towing bermuatan alat berat besar yang keluar dari PT Selo Adikarto merusak tiga jaringan kabel PLN melintang di jalan kabupaten ruas Dukuh, Donomulyo, Nanggulan, Kulon Progo, Rabu (13/8/2025) malam.
“Bahkan dua jaringan kabel tersebut sampai cepol lepas dari tiangnya setelah tersangkut dan terseret truk towing pengangkut alat berat besar – besar yang keluar dari PT Selo Adikarto,” ujar Agung Raharjo, warga setempat.
Akibat peristiwa ini sejumlah kawasan di wilayah sekitar Pedukuhan Dukuh, Sidomulyo, Nanggulan, Kulon Progo mengalami mati listrik hampir tiga jam.
Untungnya petugas PLN bergerak cepat, sehingga semua jaringan kabel yang putus dan cepol dari tiangnya segera bisa tersambung kembali.
“Sekarang sudah padhing (terang banget, red),” ujar Agung Raharjo, yang juga anggota DPRD Kulon Progo dari PKS ketika dihubungi melalui pesan WA.
Ia menerangkan, tiga jaringan kabel PLN tersebut, dua diantaranya copot dari tiangnya dan gemlarah dijalan. Sedang satu jaringan yang tersambung ke rumah warga putus juga gemlarah di jalan.
Salah satu kabel jaringan yang gemlarah di jalan itu sempat membuat satu orang pengendara sepeda motor terjatuh. Untungnya selamat.
“Ada lima truk towing yang tadi mengangkut alat berat besar-besar dari PT Selo Adikarto. Katanya mau dibawa ke Semarang. Karena truk towingnya tinggi, muatannya besar-besar ya menggasak jaringan kabel PLN,” katanya.
Menurut cerita, alat berat ini milik sebuah perusahaan mitra kerjasama operasinya PT Selo Adikarto yang ada di Semarang, Jawa Tengah.
Karena PT Selo Adikarto tidak beroperasi lagi maka alat-alat berat itu kemudian diambil dan dibawa pulang ke Semarang.
Liputan : Suyono Sugondo



