Mengagumi Karya Maestro: 28 Koleksi Galeri Nasional Dipamerkan di Benteng Vredeburg

(Foto/Azka Ramadhan)

Yogyakarta, Proliman News — Sebanyak 28 karya seni legendaris koleksi Galeri Nasional Indonesia secara khusus diboyong dari Jakarta untuk dipamerkan kepada publik di Yogyakarta. Pameran bertajuk “Dari S. Sudjojono ke Munarsi: Sepilihan Koleksi Galeri Nasional” ini resmi dibuka secara simbolis oleh Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB) Kementerian Kebudayaan RI, Indria Estianti, bertempat di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

​Pameran seni bernilai sejarah tinggi ini menyajikan ragam kreativitas seni rupa yang terdiri atas 23 lukisan, empat patung, serta satu karya grafis. Seluruh mahakarya yang dipajang merupakan hasil kurasi dari empat nama pengamat seni terkemuka, yaitu Aminuddin T.H. Siregar, Agung Hujatnikajennong, Semara Dewi, dan Dio Pamola Candra.

​Ragam Mahakarya Maestro Tanah Air

​Di antara puluhan karya yang dipajang, beberapa masterpiece ikonik yang paling menyedot perhatian pengunjung meliputi:

​Lukisan bertajuk “Ibuku” karya bapak seni lukis modern Indonesia, S. Sudjojono.

​Karya “Potret Diri” dari sang maestro pelukis tanah air, Affandi.

​Lukisan “Gadis” buah karya Hendra Gunawan.

​Karya seni bergaya khas “Tebakan Tali Merah” oleh Bagong Kussudiardja.

​Selain seni lukis, ruang pameran juga dilengkapi oleh karya tiga dimensi berupa seni patung. Salah satunya yang dihadirkan adalah karya Edhi Sunarso berupa miniatur Monumen Dirgantara, sebuah monumen ikonik yang aslinya berdiri di Jakarta dan lebih populer dikenal luas sebagai Patung Pancoran.

BACA JUGA  Ponpes Askar Kauny Ibnu An Nafis Banaran Galur Kulon Progo Bakal Gelar Khataman Quran 500 Jus

​Magnet Bagi Wisatawan dan Pencinta Seni

​Pihak penyelenggara mengungkapkan bahwa target utama dari pameran ini adalah masyarakat umum serta para pencinta seni (art lovers) baik dari skala nasional, regional, maupun global yang tengah menghabiskan momen liburan tengah tahun di Yogyakarta.

​Kehadiran pameran seni berkelas ini pun langsung menuai respons positif dari para pelancong. Bagi mereka, menikmati sebuah karya seni tidak melulu harus memiliki latar belakang sebagai seniman, karena keindahan di dalam lukisan dapat diapresiasi dan dinikmati secara universal oleh siapa saja.

​Bagi Anda atau masyarakat luas yang tertarik untuk menyaksikan dan mengapresiasi langsung deretan mahakarya seni rupa Indonesia ini, pameran masih akan terus dibuka hingga 30 Agustus 2026 bertempat di Gedung D Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *