Air Mata di New Jersey: Neymar Resmi Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil

(Foto/Getty Images)

Yogyakarta, Proliman News – Karier internasional salah satu penyerang legendaris Brasil, Neymar, resmi berakhir dengan penuh keharuan. Pemain berusia 34 tahun tersebut mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Brasil (Seleção) menyusul kegagalan mengejutkan di ajang Piala Dunia 2026. Langkah Brasil terhenti di babak 16 besar setelah ditumbangkan oleh Norwegia dengan skor tipis 2-1 di MetLife Stadium, New Jersey.

Neymar terlihat sangat terpukul dan tidak bisa membendung air matanya di lapangan sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Meski sempat mencetak gol hiburan lewat titik putih di detik-detik akhir laga, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil ini menegaskan di area wawancara bahwa ia tidak akan lagi memakai seragam kuning kebanggaan negaranya. Kekalahan pahit tersebut menutup perjalanan panjangnya selama 16 tahun di panggung sepak bola internasional.

Dalam pernyataan terakhirnya kepada awak media, sang ikon sepak bola mengungkapkan kesedihan mendalam dan mencatat adanya sebuah ironi tersendiri terkait tempat laga terakhirnya itu. MetLife Stadium merupakan stadion tempat di mana ia pertama kali memulai debutnya bersama timnas, dan kini menjadi tempat ia menyudahinya.

“Saya sudah berusaha. Saya sudah berusaha,” ujar Neymar emosional di hadapan jurnalis. “Semuanya dimulai di sini, di MetLife Stadium, dan berakhir di sini. Sekarang semuanya sudah berakhir.”

Meskipun harus menutup karier tanpa trofi Piala Dunia, kontribusi dan statistik Neymar selama membela panji Seleção menempatkannya sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola modern Brasil.

BACA JUGA  Pembukaan Sempurna Albiceleste: Hat-trick Lionel Messi Bungkam Aljazair 3-0

Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa: Mengantongi 80 gol dari total 130 penampilan, sebuah catatan yang berhasil melampaui rekor sang legenda dunia, Pelé.

Raja Assist: Menyumbangkan 59 assist yang menegaskan peran vitalnya sebagai motor serangan tim selama 1,5 dekade terakhir.

Pilar Kreativitas: Pensiun sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak kedua sepanjang sejarah Brasil, sekaligus menjadi sosok yang selalu memikul beban berat nomor punggung 10 legendaris melewati berbagai era kepelatihan dan taktik.

Kehilangan Neymar tentu menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF). Pasalnya, lini serang Brasil telah dibangun dengan berpusat pada kreativitas Neymar sejak tahun 2010 silam.

Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, yang kontraknya baru saja diperpanjang hingga tahun 2030, skuad Seleção dipastikan akan menghadapi masa transisi besar-besaran untuk mencari sosok pemimpin baru di lini depan guna menyongsong siklus kompetisi internasional berikutnya.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *