Kulon Progo, Proliman News – Keterlambatan pelaksaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) PSSI Kulon Progo menjadi perbincangan hangat pecinta bola.
PSSI Kulon Progo yang semestinya menggelar Muskab pada Oktober 2025. Namun dengan alasan yang tidak jelas, akhirnya molor sampai saat ini.
“Sampai saat ini pun tidak pasti kapan Muskab PSSI Kulon Progo akan digelar, karena sejauh ini memang tidak ada pemberitahuan kepada publik soal ini,” ujar Muhtarom Asrorie, Kandidat Ketua PSSI Kulon Progo.
Muhtarom mengatakan, jika sampai molor berkepanjangan dan tidak jelas, maka kemungkinan Muskab PSSI Kulon Progo akan diambil alih oleh Asprov dan itu akan membuat catatan tersendiri bagi dunia sepakbola kita.
“Ya kalau molor nggak jelas ini akan diambil alih oleh Asprov PSSI DIY, itu pasti, karena Muskab kali ini sudah muncur 7 bulan, dan sekarang jadual pastinya belum ada,” ujarnya.
Jika sampai itu terjadi maka seluruh komponen sepakbola di Kulon Progo menjadi down great atau turun derajatnya.
Makai a meminta agar Panitia Pelaksana (Pansel ) Muskab Askab PSSI Kulon Progo tegak lurus menjalankan perintah perundangan yang berlaku dan segera memberitahu kepada publik kapan Muskab PSSI Kulon Progo digelar.
Kemudian, Pansel juga lebih mengutamakan kepentingan kemajuan sepakbola bukan kepentingan politik kekuasaan yang kini mulai terlihat mengatur siapa yang harus duduk di kursi Ketua PSSI Kulon Progo.
“Kami meminta semua pihak tidak ngrisruh, membuat tatanan sepakbola Kulon Progo penuh bau politik kekuasaan ketimbang kepentingan pembinaan sepakbola,” ujarnya.
Meski demikian, ia tetap meyakini bahwa munculnya empat politisi sebagai kandidat Ketua PSSI Kulon Progo akan merubah iklim perebutan kursi ketua.
“Ini akan merubah iklim perebutan kursi ketua, dari yang semula diatur – atur menjadi pertarungan murni dan fair dan itu sangat baik ke depannya,” tegas Muhatarom Asrorie.
Liputan : Suyono Sugondo



