Pantauan Drone BPPTKG: Kubah Barat Daya Merapi Membesar, Kubah Tengah Menyusut

Pantauan Drone BPPTKG: Kubah Barat Daya Merapi Membesar, Kubah Tengah Menyusut. (Foto/BPPTKG)

Yogyakarta, Proliman News — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melaporkan adanya perubahan volume pada dua kubah lava di puncak Gunung Merapi. Berdasarkan hasil analisis pemantauan foto udara menggunakan drone pada periode 28 Agustus–3 September 2026, Kubah Barat Daya mengalami peningkatan volume, sedangkan Kubah Tengah tercatat sedikit menyusut.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santosa, menjelaskan bahwa data tersebut diperoleh dari pengamatan udara yang dilakukan pada 29 Agustus lalu:

  • Kubah Barat Daya: Membesar sekitar 94.400 meter kubik, membuat total volumenya menjadi 4.163.300 meter kubik.
  • Kubah Tengah: Menyusut sekitar 800 meter kubik, sehingga volumenya menjadi 2.369.600 meter kubik.
  • Suhu Kubah Lava: Foto termal menunjukkan suhu kedua kubah relatif stabil di angka 243°C tanpa perubahan signifikan.

Aktivitas Kegempaan dan Guguran

Secara umum, intensitas kegempaan pada periode ini tercatat lebih rendah ketimbang pekan sebelumnya. Kendati demikian, jaringan seismik BPPTKG merekam beberapa jenis gempa:

  • Gempa Guguran (RF): 590 kali
  • Gempa Fase Banyak (MP): 478 kali
  • Gempa Vulkanik Dangkal (VTB): 11 kali
  • Gempa Tektonik (TT): 9 kali
  • Gempa Awan Panas Guguran (APG): 2 kali

Selama sepekan pengamatan, teramati dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter ke arah hulu Kali Sat/Putih.

Selain APG, aktivitas guguran lava juga terdeteksi di sejumlah alur sungai:

  • Hulu Kali Sat/Putih: 52 kali guguran (jarak luncur maks. 2.000 meter)
  • Hulu Kali Krasak: 38 kali guguran (jarak luncur maks. 2.000 meter)
  • Hulu Kali Bebeng: 4 kali guguran (jarak luncur maks. 1.900 meter)
  • Hulu Kali Boyong: 2 kali guguran (jarak luncur maks. 1.800 meter)
BACA JUGA  Pengadaan Tanah Tol Solo–Yogyakarta–Kulon Progo Berlanjut, UGR Rp46,9 Miliar Cair untuk 9 Bidang di Sleman

Kondisi Sungai Berhulu Merapi Safe dari Lahar

BPPTKG memastikan kondisi sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi hingga saat ini masih aman. Tidak ada laporan mengenai peningkatan aliran maupun ancaman lahar dingin lantaran Pos Pengamatan Gunung Merapi tidak mencatat adanya hujan selama sepekan terakhir.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *