Pembaca Proliman News Mengusulkan Agar Ada Insiatif Bangunkan Rumah untuk Ralea Irgantari dan Adiknya

Ariendra Ralea Irgantari (9), siswi kelas 3 SDN Gembongan, Kulon Progo, viral di berbagai jagad media sosial.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diminta melakukan upaya pendampingan kepada Ariendra Ralea Irgantari (9) siswa SD Negeri Gembongan, Sentolo, Kulon Progo, dan kedua adiknya dari sekarang.

Karena ketiga anak-anak ini masih sangat belia dan tentu harus menghadapi situasi yang semakin berat karena ibunya terkena kanker payudara.

Selain itu, tidak adanya peran bapak dalam keluarga ini menjadikan situasi ke depan akan semakin berat bagi anak-anak seusia Ralea Irgantari dan adik-adiknya.

“Kami dulu tetangga Bu Rubiyanti (ibu Ralea) di Salamrejo, Sentolo,” ujar seorang warga ketika menelpon redaksi prolimannews.id. Sabtu (31/1/2026).

Mereka mengaku tahu kabar keluarga ini setelah viral, di berbagai media sosial dan media mainstream.

“Karena lama tidak terdengar kabarnya dan dimana tinggalnya, ternyata hanya dikekat sini to,” ujar seorang warga.

Sekarang setelah mengerti dimana mereka tinggal dan viral serta banyak mendapat perhatian dari tokoh masyarakat, warga mengusulkan agar siapapun terutama Pemda Kulon Progo melakukan tindakan konkrity untuk kehidupan Ralea Irgantari dan dua adiknya ke depan.

Pertama, dermawan atau Pemda Kulon Progo melalui dinas apapun diminta memfasilitasi pembangunan rumah sederhana kepada keluarga Ralea.

Ini karena kondisi Rubiyanti yang kini terkena kanker payudara tentu semakin banyak membutuhkan pembiayaan serta perawatan ke depannya.

Selain itu Rubiyanto juga masih punya saudara atau otrang tua ( meski hanya tinggal ayah ) di tempat tinggal lama mereka atau di tabon.

BACA JUGA  18 Guru Mundur dari Jabatannya, Ada yang Jadi Pegawai Bank Ada yang Jadi Pamong Kalurahan !

“Kita ini mikirnya panjang dan mendalam, melihat kondisi keluarga ini dulu dan sekarang dengan segara pernik-perniknya,” ujar salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya.

Ia meminta sebaiknya pendampingan untuk Ralea dan dua adiknya dan ibunya, diwujudkan dalam bentuk yang lebih bermanfaat seperti pembuatan rumah sederhana, misalnya.

“lebih bagus jika sekarang ini ada orang tua asuh kepada ketiga anak-anak ini agar kondisi lahir batinnya anak-anak ini semakin kuat menghadapi hari-hari yang akan datang karena kondisi ibunya tentu semakin banyak butuh perawatan untuk mengatasi kanker,” katanya.

Tentu dengan berbagai fasilitas lain, tetapi yang terpenting adalah masa depan anak-anak kecil ini karena mereka tetap harus sekolah dan tumbuh dewasa dengan baik.

“Kenapa rumah, karena sekarang ini kan ngontrak, dan ke depan pasti akan lebih berat jika tidak ada yang mengarahkan terutama dari kea,manna timpat tinggal,” katanya.

Liputan : Suyono Sugondo

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *