Pencarian Korban Ambruknya Ponpe Al Khoziny Dihentikan Keluarga Korban Siapkan Gugatan

Operasi pencarian yang semula ditargetkan selesai hari ini, Senin (6/10/2025) diperpanjang hingga Selasa (7/10/2025), atau sampai seluruh korban yang hilang dapat ditemukan.(foto/ist)

Surabaya, Proliman News – Terbaru dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo hingga Selasa malam ( 7/10/2025) total korban 171 orang, meninggal dunia: 67 orang (termasuk sejumlah bagian tubuh/ body part yang terhitung sebagai korban). Korban Selamat: 104 orang.

Hingga Selasa (7/10/2025) 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim, dan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya telah menerima total 62 kantong jenazah hingga Selasa siang.

Badan SAR Nasional (Basarnas) secara resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny pada Selasa (7/10 2025).

Penutupan operasi dilakukan setelah seluruh korban yang diperkirakan tertimbun telah berhasil dievakuasi.

Fokus penanganan selanjutnya beralih ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi korban meninggal bersama Tim DVI.

Pihak Pondok Pesantren Al Khoziny telah menyampaikan permohonan maaf atas tragedi tersebut dan berencana memberikan hadiah badal umrah bagi para korban yang meninggal dunia.

Penyebab ambruknya bangunan mushala, berdasarkan analisis tim SAR gabungan, adalah kegagalan konstruksi akibat ketidakmampuan bangunan menahan beban dari kapasitas seharusnya.

Keluarga korban juga telah meminta agar proses hukum terkait insiden ini dijalankan.

Liputan : Reynaldi Dwi

Deskripsi Banner
BACA JUGA  Tembus di Bawah Rp18.000, Rupiah Tampil Perkasa Bareng Ringgit Malaysia Hari Ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *